Rumah yang Tak Lagi Ramah

Rumah yang Tak Lagi Ramah

  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 5, 2022
Tidak mungkin persahabatan antara lelaki dan wanita terjalin tanpa adanya rasa sayang,sebagian besar dari kita juga tidak menyangkal hal tersebut.Namun sekuat apapun mereka berusaha menghindar dari rasa sayang,semakin kuat pula rasa yang timbul diantara mereka. Salah satunya Arya dan Alya,sekuat apapun mereka mengelak bahwa mereka saling mencintai,banyak bukti yang sangat terlihat bahwa mereka mencintai satu sama lain.Hanya saja,semesta mungkin tak mengizinkan mereka memiliki rasa yang sama. Ketika keduanya sudah saling jatuh cinta,justru perpisahan adalah musuh terbesar bagi keduanya.Apalagi jika masih bersama,namun perubahan sifat terjadi pada salah satu diantara mereka.
All Rights Reserved
#643
ttm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adi, Una dan Arya (Komplotan Pejuang Nilai)
  • Just Friend, not more [COMPLETE!✔]
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • ARFANAZ (COMPLETED✓)
  • Tersimpan di Hati [Terbit]
  • Why Friend?
  • The Hoodie Girl (Gadis Hoodie Merah)
  • 2190 Days of Silence
  • JALAN CINTA KITA (END)

Cinta segitiga? Bukan ini bukan cerita tentang cinta segitiga tetapi ini tentang tiga remaja yang bersahabat. Persahabatan antara dua laki-laki dan satu perempuan. Ketiganya memiliki sikap yang bertolak belakang tetapi itu yang membuat mereka saling melengkapi satu sama lain. Persahabatan ketiganya begitu sempurna di mata orang banyak, hanya saja satu persatu masalah mulai datang dari orang lain hingga membuat persahabatan ketiganya renggang. Sesuatu yang selama ini di tutupi pun mulai terungkap secara perlahan. Badai mulai masuk ke dalam persahabatan ketiganya. Apakah mereka mampu melewati semuanya? Yuk lanjut baca!! "Lo berdua kalau gak mau yaudah, gak usah. Kita putus!" teriak Disya Una Aurora Gustina. "Oky, besok gue kirim surat cerai kita!" jawab Adi Prasetyo Nugroho. "Sayang gue Una, jangan ngambek oky. Habis ini kita beli es krim," bujuk Danang Arya Dwinata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines