Kala Itu
  • WpView
    Reads 451
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 8, 2025
Sekar Arumi tak tahu di titik mana dia berada. Rasanya rendah, begitu rendah sampai ia tak tahu sejauh apa permukaan bisa dilihat. Suatu kejadian membuat Arum berpindah dari tempat dirinya berasal. Namun, sebuah takdir jika sudah tertulis maka jadilah demikian. Arum merasakan penderitaan yang sama. Sampai akhirnya seorang lelaki indis hadir dan mengubah segalanya. "Aku suka pribumi. Mereka seperti ... langit," ucap lelaki bernetra biru itu tanpa mengalihkan sedikit pun atensinya dari Arum.
All Rights Reserved
#79
hindiabelanda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • If You ✔️
  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • Loving Like The Sun
  • Something About You [END]
  • Keluarga di Ujung Senja
  • ARGA [REVISI]
  • Rengkuh Sang Biru
  • EREBUS

Dalam skenario Tuhan, bahkan aku tak pantas untuk kau sebut mentari yang memberikan cahaya pada rembulannya. Karena faktanya, setiap manusia memiliki kemampuan dan keberuntungan sesuai porsinya masing-masing. Kau langit. Aku bumi. Tentu, kita berbeda. -Nayyara Amabel Ketika dirimu bahkan merasa tidak pernah bisa berada pada zona aman, kamu tahu kamu mampu namun kamu tidak pernah mendengar kata hatimu. Merasa kalau dirimu tak pantas lagi untuk ada, kamu tahu kamu insan tak berdaya, tak bisa menolak takdir Tuhan. Iya. Semesta akan membuatmu tersadar akan keadilan Tuhan yang tersirat dalam tiap lembar dihidupmu. Semesta akan memberitahumu, kalau didunia ini apapun itu punya pasangannya. Saling berdampingan. Entah itu akan saling menyakiti atau saling melengkapi. Akan menjadi saling atau tetap menunggu dijemput takdir. Namun, ada jarak yang sulit ditempuh. Ada sekat yang sulit ditebas. Sampai rasanya ingin berhenti ditengah jalan. Pada dasarnya, semua insan akan merasakannya. Sebab takdir tak bisa ditawar. Semesta tak bisa dibantah. #910 Fiksi Remaja (20.08.18) #1 Anthares (24.08.18) Written by Petrichor

More details
WpActionLinkContent Guidelines