Dido's Lament

Dido's Lament

  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 19, 2023
[Short Story] Dido's Lament atau When I am laid in Earth merupakan opera klasik yang menceritakan tentang kisah cinta Aeneas juga Dido-kisah yang sampai akhir masih ia sukai. *** Melody, gadis sempurna yang merupakan putri konglomerat itu hidupnya tak seindah di layar kaca. Ia dipuja puja banyak orang karena kemampuannya bermain piano, parasnya yang rupawan, dan perilakunya yang lemah lembut. Namun nyatanya hidupnya serba berantakan dan tak akan lama lagi untuk menghirup nafas di bumi ini. Ia terus bercumbu dengan obat-obatan akan tetapi berharap agar ia sendiri cepat mati. Tapi, mengapa dokter itu datang setelah ia berusaha keras untuk mati? Mengapa baru sekarang? *** A short story written by zaneswa
All Rights Reserved
#183
piano
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Unexpected
  • Destiny of Love "Blue Eyes" [END]
  • Semu [Completed]
  • Melodia Sari (Dia Adalah "Gilang Dian Permana")
  • BBS [1] Repitiendo [COMPLETED]
  • RE:MEMBER (END)

Aku nggak pernah menyangka-bahwa setelah bertahun-tahun menikah dengan Dinda, perempuan yang tumbuh bersamaku dalam suka dan luka, hatiku justru bergetar oleh hadirnya Arunika, seorang wanita yang usianya delapan tahun lebih muda dariku. Dan aku? Terjebak di antara rasa bersalah dan perasaan yang tak pernah kuminta hadir. Awalnya kupikir itu cuma jeda sejenak dari lelahnya hidup. Tapi perasaan itu tumbuh diam-diam, mengakar, dan mulai mengguncang segala yang kukira telah mapan. Arunika datang sebagai angin segar, tapi juga badai yang memporak-porandakan rumahku sendiri. Lalu waktu berjalan. Arunika pergi. Dan aku kembali berhadapan dengan Dinda-perempuan yang tidak hanya ditinggal, tapi juga dikhianati. Kami belajar berdamai, meski dengan luka yang belum kering. Tapi ketika aku mulai ingin mencintainya lagi, semesta seperti menguji: hadir sosok lelaki lain yang mulai mengisi ruang yang dulu penuh dengan namaku. Ini bukan kisah tentang siapa yang paling mencinta. Tapi tentang siapa yang memilih tetap tinggal, bahkan setelah semuanya hampir runtuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines