Wajar?

Wajar?

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 26, 2021
"Wajar" satu kata bagaikan mantra yang secara tak sadar selalu aku ucapkan dalam hati. Namun, tak selama otak ini mampu menangkap isi hati tersebut untuk kemudian diolah dalam diri. Kenyataan lebih menampar dari sekadar kata "wajar". Sekian hari selalu bersembunyi tak hanya pada orang lain namun juga pada diri sendiri. Menyimpan dalam gelap, meluruh dalam sunyi, dan menyingkir perlahan hingga tak terlihat. Untuk angan, maukah kau tetap bersamaku? Tak apa walau sebentar. Setidaknya anganlah yang mampu memberiku secercah senyuman walau terselip lara.
All Rights Reserved
#830
rasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • alxendric and his wounds
  • Arkan Dan Keira
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • LED ASTRAY
  • Maaf, Dara.
  • If It's You
  • SEMESTA TAK MERESTUI
  • Sekali Lagi (End)

senyuman itu tawa manis itu tingkah laku itu dia merindukannya,dia obatnya,gadis penyuka mawar merah,berpisah sedari kecil membuat lukanya tak terobati hingga saat ini menangis?tertawa?tersenyum?bahagia? itu tak pernah ada lagi dalam rumus Al,semuanya gelap,tidak ada sahaya,berlari sejauh mungkin,hanya kekosongan yang ada,mental sudah hancur,tak ada sedikit titik kebahagiaan,gelap,jauh tanpa ujung. kemana cahayanya pergi?kemana obatnya pergi,dimana dirinya menemukan jalan keluar?.

More details
WpActionLinkContent Guidelines