SESEORANG DI CERMIN

SESEORANG DI CERMIN

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 26, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Memiliki hidup yang nyaris sempurna tidak lantas membuat manusia merasa nyaman dengan dirinya. Setidaknya itulah yang dirasakan Arunika. Beberapa ketidakpuasan pelan-pelan menyusup lalu bersemayam di kepalanya. Lambat laun itu membuatnya lupa bahwa tidak semua hal harus ia punya. Dan tidak semua hal harus dilakukan hanya untuk menyenangkan hati banyak orang. Lantas bisakah ia melakukan itu? Atau justru hanyut dengan berbagai stereotip yang ada di sekitarnya?
All Rights Reserved
#702
manusia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Riuh Dalam Sunyi
  • Bittersweet Marriage
  • RENJANA DERANA [END]
  • Evans life at School
  • Xless Marriage
  • IMPERFECT
  • coward
  • PERNAHKAH KAU MENCINTAIKU (END DI WEBNOVEL)
  • Aku Tidak Ingin Seperti Ini
  • Our Baby

Aluna hidup di bawah bayang-bayang ekspektasi yang tak berujung. Orang tuanya menuntut kesempurnaan, lingkungannya memujinya sebagai sosok ideal, tetapi di dalam dirinya, Aluna merasa rapuh. Setiap langkahnya bagai napas yang terhenti, takut akan kesalahan yang bisa mencoreng nama baik keluarganya. Namun, di balik semua itu, ada luka yang tak pernah sembuh, kerinduan pada kebebasan yang hanya bisa ia temukan dalam sunyi. Di sekolah, Aluna dihadapkan pada konflik dengan teman-temannya, yang perlahan-lahan membuka mata bahwa dunia tidak sehitam putih yang ia bayangkan. Di rumah, hubungan dengan keluarganya perlahan retak ketika ambisi orang tua mulai mengorbankan perasaan dan mimpinya sendiri. Ketika Aluna mulai mempertanyakan apa arti bahagia, ia dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam riuh yang menyakitkan atau melepaskan segalanya untuk menemukan sunyi yang menenangkan. Namun, apakah ia cukup kuat untuk melawan? Ataukah ia hanya akan menjadi seorang gadis yang tenggelam dalam ekspektasi, tanpa pernah benar-benar menemukan dirinya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines