Call Home,

Call Home,

  • WpView
    Reads 633
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 20, 2025
Bukan hanya tentang Dimitra dan dunianya yang kosong melompong, bukan juga tentang Nata beserta hal hal tak kasat mata yang dilihatnya serta berbagai hal di sekelilingnya yang penuh kehangatan, ataupun bukan juga tentang Agas yang tidak kunjung bisa mengartikan perasaannya sendiri. Ini tentang cara cara tidak terduga menemukan kenyamanan melalui hal hal sederhana. Juga cara tak terduga menemukan tempat untuk "pulang".
All Rights Reserved
#425
haruto
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THREE LITTLE KITTEN
  • UNDERTOW || Babymonster-HIATUS
  • Mythology Universe (1) : HIRAETH
  • OLDER CRUSH!
  • DASAR, LAUT!! [ON GOING]
  • Difference [END] ✔
  • The Fifth Taste
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness

Sakura Haruno tumbuh sebagai putri tunggal dari keluarga konglomerat. Ia cantik, cerdas, populer, dan terbiasa mendapatkan segala yang ia inginkan. Namun, ada satu hal-atau lebih tepatnya, satu orang-yang tidak bisa ia miliki: Uchiha Sasuke. Semuanya bermula di bangku Taman Kanak-Kanak, ketika Sakura kecil dengan polos menyatakan cintanya pada Sasuke. Jawaban dingin sang bocah lelaki-"Kau berisik."-meremukkan hati kecilnya dan menanam benih dendam yang tumbuh hingga bertahun-tahun kemudian. Kini, di SMA Konoha Gakuen, Sakura menjadi diva sekolah bersama dua sahabat sejatinya: Ino Yamanaka, si tukang gosip yang modis dan setia, serta Karin Uzumaki, si ceplas-ceplos berjiwa petarung. Bersama, mereka menjadi trio tak terkalahkan yang menguasai sosial kampus. Namun, semua itu kembali goyah saat Sasuke-sang berandal tampan yang hidup dalam kemiskinan tapi selalu dikelilingi pengagum-masih menjadi bayangan dari luka masa lalu Sakura. Sakura berusaha membenci Sasuke. Ia mengejek, menyindir, mengabaikan. Tapi kebencian itu mulai retak saat ia menyadari bahwa sejak lama... Sasuke diam-diam memandangnya dengan cara yang berbeda. Dan perlahan, dari tatapan sinis yang biasa mereka tukar, tumbuh kehangatan yang tak pernah mereka harapkan. Di tengah riuhnya masa remaja, konflik identitas, dan luka masa kecil yang belum sembuh, mereka semua belajar bahwa cinta bukanlah soal siapa yang mengatakannya lebih dulu. Tapi siapa yang tetap tinggal, meski awalnya datang sebagai musuh. Kisah tentang dendam yang perlahan mencair, tentang cinta yang tumbuh di sela-sela ejekan, dan tentang tiga gadis yang belajar bahwa tak semua yang mereka inginkan harus dimiliki-tapi beberapa hal, saat dibiarkan tumbuh sendiri, bisa jadi jauh lebih indah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines