YOUNG
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 30, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Duniaku, duniamu... Diriku, dirimu... Ku ucapkan terima kasih kembali atasnya dan segalanya... Selamat datang dan selamat tinggal... Kubiarkan saja keluar... Agar kembali tahu tujuan dan maksudnya. Jahat?, Ya! Sungguh jahat, tapi mengapa aku selalu berusaha meyakinkan jika dirinya justru meragukan sendiri?. Lelah-letih, penat, rasanya tercampur ombak-ambik dalam diri ini. Diriku berharap semoga bisa melalui terjangan ombak yang sangat deras. Tersadar akan semuanya mungkin pada suatu hari atau mungkin beberapa lama kemudian, aku hanya bisa tersenyum. Membiarkannya berpikir, dan menyesalinya mungkin. Hari ini, Minggu ini, Bulan ini, ku ucapakan Selamat datang dengan kisah ini beserta mereka yang terlibat didalamnya.
All Rights Reserved
#148
kelam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Jejak Waktu [Complete]
  • 00.00
  • Strong Girl Michella (END)
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Unforgettable [Completed]
  • ANJA [END]
  • Where The Feelings
  • He is not My Best Friend (End)

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines