Story cover for Melawan Restu by FrishaValentina
Melawan Restu
  • WpView
    LECTURAS 6
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 6
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado dic 27, 2021
Move On itu perkara mudah bagi mereka yang diselingkuhi, ditinggalkan atau di kecewakan. Sebab hati yang sakit lebih mudah menerima penolakan dan kebencian untuk menyuruh kita segera pergi
Tapi.. Bagaimana jadinya kalau kita harus move on dari orang yang sangat mencintai kita, orang yang baik, tidak pernah melukai hati kita. Kalian bingung ga sih ? harus mulai jalan darimana ? harus ngambil langkah apa ?
Move on nya pun bukan karena kejahatan atau hal negatif. tapi suatu keharusan gitu..

Halo Namaku Dina.. dan selamat mengarungi kisah ku :)


(Based on the true story)
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Melawan Restu a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#17melawanrestu
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Echoes Of Goodbye (END) cover
I Belong to You cover
Move On  cover
Antara Aksara dan Kata cover
MOVE ON cover
Daffodil cover
MOVE ON [COMPLETED] cover
BUKA HATI (Completed) cover
Kenangan Berkisah. cover

Echoes Of Goodbye (END)

41 partes Concluida

Sembuh bukan tentang menemukan cinta baru, bukan pula tentang melupakan jejak yang pernah tertinggal. Sembuh adalah seni merangkul luka tanpa membiarkannya menguasai, membiarkan kenangan tetap ada tanpa menjadikannya belenggu. Bukan proses yang bisa kupaksa atau percepat, melainkan perjalanan sunyi yang penuh riak-riak ingatan-tentang tawa yang dulu menghangatkan, tentang janji-janji yang kini hanya gema di lorong waktu. Aku tahu, kamu pernah menjadi rumah, tempatku pulang tanpa ragu. Namun, rumah itu kini hanya bayangan, berdinding sunyi dan berisi ruang-ruang kosong yang tak lagi menyambutku. Aku tidak ingin menghapus setiap memori, karena bagiku, kenangan adalah musim yang datang dan pergi-tak perlu diusir, hanya perlu diterima. Maka aku memilih berjalan, bukan untuk meninggalkan, tapi untuk melangkah dengan luka yang sudah kujinakkan, dengan hati yang tidak lagi mencari, tapi mengerti bahwa tidak semua yang hilang harus ditemukan kembali. -Sharfina