DAYS AFTER

DAYS AFTER

  • WpView
    Reads 378
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 14, 2022
Hubungan asmara yang sudah terjalin lama tidak menjamin hubungan akan langgeng! Zoya tidak mempercayai itu, tapi justru Ben membuktikannya. *** Lazoia Philana Mahatma memutuskan hubungannya dengan Ben satu minggu sebelum pernikahan mereka. Berbekal hubungan asmara yang sudah terjalin lama, Zoya sangat mempercayai Ben pada awalnya. Zoya tidak pernah mengira bahwa Ben akan tega bermain dibelakangnya dengan Natalie-teman dekatnya. Untuk menghindari permintaan maaf yang dilayangkan Ben terus menerus, Zoya memutuskan untuk pergi ke Swiss. Pertemuannya dengan seorang bernama Rexan terjadi begitu saja. Kedekatan antara mereka berdua membawa perasaan asing yang tidak ingin Zoya rasakan lagi. *** [Follow sebelum membaca] Enjoy the story, Happy reading!! Start : 22 Februari 2022 Finish :
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beauty and the Boss
  • The Perfect Young Papa (SUDAH TERBIT)
  • ARGA [End]
  • Senandung Azalea (Completed)
  • Not Like The Movies
  • Coldest Flat Husband
  • ZURA ( END )
  • ABOUT YOU AND ME (END)
  • Let's Divorce, Husband! [SELESAI] TERBIT✔️
  • Terjebak Rayuan Cinta Ayahnya Anakku✓

"Bilang kalau kamu mau aku pergi. Bilang kalau kamu nggak suka aku hadir di hidup kamu. Say it if you mean it." - Benara Wijaya Kamuflase cinta. Penorehan luka. Hancurnya kepercayaan untuk bertahan. Kepalsuan dalam sebuah keluarga membuat Aluna Sarasita tidak akrab akan cinta. Sampai seorang lelaki tampan nan mapan yang merupakan pemilik hotel Saint Wijaya tempat mereka dipertemukan, menetap di dunianya bak lentera dalam gulita. Terdengar seperti omong kosong! Bahkan lelaki biasa pun enggan menerima Saras apa adanya. Namun, Benara Wijaya benar-benar berbeda. Saras tahu, menerima Ben adalah sebuah kekeliruan. Sekalipun lelaki itu berupaya meyakinkannya, kehidupan Ben yang sempurna tetap menjadi alasan bagi Saras beranggapan Ben tidak akan pernah memahami kondisinya. Mereka berbeda. Bak bumi dan langit. Bak hitam dan putih. Saras pun semakin yakin untuk menghapus Ben dari hidupnya. Tanpa peduli harapan yang telah dibangun oleh lelaki itu. Tanpa peduli ada hati yang hancur berkeping-keping karenanya. Lantas, berhasilkah Benara Wijaya membawa Saras pada akhir kisahnya? Mampukah ia menyadarkan Saras bahwa perempuan itu adalah luka sekaligus bahagia terindahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines