Capek Ga Terjebak Friendzone? (SABAR)

Capek Ga Terjebak Friendzone? (SABAR)

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 28, 2021
Tidak ada yang tau kapan cinta akan tumbuh, dan tidak ada yang tau kapan cinta akan berhenti. Dan juga kita adalah pasangan yang sempurna, hanya saja kita tidak sedang berada di situasi sempurna. Kau menjadi penenang bagi hatiku sekaligus jadi bagian yang membingungkan. Bisakah kau berdiri disuatu bagian dalam hidupku saja? Benar kata Fiersa Besari bahwa beberapa orang diciptakan menjadi terlalu dekat untuk dipandangi, namun terlalu jauh untuk digapai. Dan benar kata orang jika perempuan dan laki-laki bersahabat, ujian terberatnya adalah perasaan. Bukan aku yang menginginkan berada di situasi yang sangat sulit ini. Pertemanan atau hati yang lebih penting? Apakah hanya aku yang merasakan ini? Bisakah kau melihat aku sebagai perempuan? Bisakah kita jadi lebih dari sekedar teman?. Itu semualah yang saat ini berada didalam pikiranku. Siapapun tolong keluarkan aku dari zona ini!! "Karena terlalu nyaman, aku lupa kalau kita hanya sebatas teman." -Alena Visolla Diantri •Update Seminggu Sekali• 27172021
All Rights Reserved
#570
cewek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • You Are My Destiny
  • DeaSea
  • FRIENDZONE [LENGKAP]
  • About feelings   (selesai)
  • ARGA [Completed]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • Fanny
  • DRABIA [END]
  • Karena Kamu Rumahnya
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines