Capek Ga Terjebak Friendzone? (SABAR)

Capek Ga Terjebak Friendzone? (SABAR)

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 28, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak ada yang tau kapan cinta akan tumbuh, dan tidak ada yang tau kapan cinta akan berhenti. Dan juga kita adalah pasangan yang sempurna, hanya saja kita tidak sedang berada di situasi sempurna. Kau menjadi penenang bagi hatiku sekaligus jadi bagian yang membingungkan. Bisakah kau berdiri disuatu bagian dalam hidupku saja? Benar kata Fiersa Besari bahwa beberapa orang diciptakan menjadi terlalu dekat untuk dipandangi, namun terlalu jauh untuk digapai. Dan benar kata orang jika perempuan dan laki-laki bersahabat, ujian terberatnya adalah perasaan. Bukan aku yang menginginkan berada di situasi yang sangat sulit ini. Pertemanan atau hati yang lebih penting? Apakah hanya aku yang merasakan ini? Bisakah kau melihat aku sebagai perempuan? Bisakah kita jadi lebih dari sekedar teman?. Itu semualah yang saat ini berada didalam pikiranku. Siapapun tolong keluarkan aku dari zona ini!! "Karena terlalu nyaman, aku lupa kalau kita hanya sebatas teman." -Alena Visolla Diantri •Update Seminggu Sekali• 27172021
All Rights Reserved
#892
heart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semu [Completed]
  • DeaSea
  • Fall in Love Again? ✔ (TAMAT)
  • ARGA [Completed]
  • You Are My Destiny
  • About feelings   (selesai)
  • FRIENDZONE [LENGKAP]
  • Fanny (SELESAI)
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • ZATARFA (Tamat)

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

More details
WpActionLinkContent Guidelines