Oceano-Virus

Oceano-Virus

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 24, 2023
70 tahun pasca pandemic, Oseano-Virus memusnahkan lebih dari separuh populasi manusia secara bertahap. Hampir semua teori konspirasi tak terbantahkan setelah keberadaan manusia perlahan menghilang. Negara adidaya saling menghancurkan. Bukan dengan perang, bom atau nuklir, tapi dengan senjata biologis. Salah satu menciptakan wabah, yang lainnya membuat penawar beracun. Alasannya? Sederhana! Karena Bumi membutuhkan keseimbangan. Hanya yang diizinkan yang bisa bertahan. Namun, seorang ahli Virologi bernama Gala Sky berhasil memprogram RNA Oseano-Virus yang membuat inangnya kebal terhadap hampir segala hal seperti suhu, tekanan dan Virus itu sendiri. Akibatnya, dunia mengincar kematiannya karena dianggap merusak keseimbangan. Mampukah Gala menyelamatkan diri dari konspirasi pemusnahan ras manusia dan mengakhiri politik perang dingin ini? . . .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Biopocalypse
  • Unexpected Meeting: Second Leaf (On Going) HIATUS
  • ɪ'ʟʟ ᴛᴀᴋᴇ ᴄᴀʀᴇ ᴏꜰ ʏᴏᴜ  < Slow Up >
  • Jejak: 31 Hari (Tamat)
  • BIOPOCALYPSE : Extinction
  • Penantian Gadis Buruk Rupa
  • FROM SCHOOL TO CITY (END)
  • RED CITY : ISOLATION
  • World Of Chaos
  • TEMPORIS SPATIO [TAMAT]

Selamat datang di kiamat zombie!... Jika menurutmu itu hanyalah cerita dalam Film-film horor yang kalian tonton, kau salah. Di akhir tahun 2020, tepatnya 1 tahun paska Covid 19, sebuah tragedi mengerikan terjadi. Awalnya semua baik-baik saja sampai kau merdengar kabar buruk; Seisi kota mulai terinfeksi virus baru yang tak bisa disembuhkan. Virus ini meracuni tiga perempat populasi dunia dan mengubah semua orang menjadi zombie akibat insiden percobaan serangga biologis. Kau tak percaya? Lihat saja diberita. Semuanya menjadi kacau, setiap orang diminta untuk tetap berdiam dirumahnya masing-masing, sementara suplai kebutuhan dari mulai gas, minyak, air, hingga suplai makanan mulai sulit untuk didapatkan. Berbagai macam fasilitas umum seperti sekolah, kampus, hingga kantor pun ditutup. Sementara jalanan dipenuhi kerumunan mayat hidup yang kerap meneror kota. Setiap detik yang berharga adalah hari terakhirmu di Bumi, Tak ada siapapun yang bisa menjamin kehidupanmu bahkan orang terdekat sekalipun. Setiap hal adalah keputusanmu, dan di setiap kesalahan bisa menjadi sesuatu yang sangat fatal. Jika kau gagal, kau tak bisa kembali dari awal lagi sebab alam akan mencoba untuk menyeleksimu dengan cepat sebagai zombie atau penyitas lain yang lebih tak manusiawi. Hati-hati dengan memilih sekutu., Sebab hari ini mungkin sahabatmu telah menyelamatkanmu dari kematian tapi esok hari bisa saja ia akan menembakmu di belakang hanya demi sepotong roti basi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines