Genangan

Genangan

  • WpView
    Leituras 27
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, dez 28, 2021
Judul: Genangan (Pelukan Badai) Seakan-akan peka dengan perasaanku, langitnya mulai cerah. Awan-awan yang tadinya bertumpuk, kini sinar matahari sudah bisa menebus di sela-selanya. Dari sini kuhanya tersenyum, memandangi siluet pria muda yang kukenal dulu kini menjadi sosok yang dingin. Walau begitu, hatinya yang hangat tak pernah berbohong. Semua akan terungkap di bawah payung teduh.
Creative Commons (CC) Atribuição
#56
wibu
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Hujan (Completed)
  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Rain Sound
  • gavinca: Puppy Love
  • I Hate Rain
  • Pelangi Setelah Hujan
  • Langit Setelah Hujan [END]
  • Romansa, Kopi Dan Hujan (Kumpulan Cerpen)
  • With You : I Can See The World [COMPLETED]
  • BE MY RAIN | Sequel

#completed# #lengkap# #tamat# Seorang pria berdiri tepat disebrang jalan, tidak menggunakan payung. Saat itu hujan mengguyur deras membuat pakaiannya basah. Hari ini seperti suasana hatinya, dengan wajah sendu ia berdiri disana saat beberapa orang berlari untuk mencari tempat berteduh. Aku berdiri dengan payung yang kupegang. Ku eratkan pegangan ku pada gagang payung, lalu tanpa merasa apapun, aku berjalan kearahnya. Angin berhembus kuat membuat payung ku terhempas kebelakang, aku kehujanan dan meringis kedinginan. Ku lihat kesebrang jalan, pria itu tidak ada disana lagi. "Ini payung mu" Ucap seseorang dengan suara khas baritonnya, aku pun menoleh dan kudapati pria yang berdiri disebrang jalan sekarang didepanku dengan mengembalikan payung ku yang terhempas tadi. = = = = 2017 @Mategel

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo