PENA SENDU
Luna menahan tangis menatap Fandu. Berusaha keras menyembunyikan perasaannya yang mungkin saja bisa Fandu lihat. Luna menatap tegas sepasang mata Fandu yang berdiri tepat di depannya, "Tetaplah menjadi pengecut seperti yang biasa kamu lakukan."
Fandu mengepalkan tangan. Memejamkan mata sejenak sebelum menyampaikan semua kata dan kalimat yang harus dia sampaikan pada Luna. Namun pada akhirnya, hanya satu kata yang mampu Fandu ucapkan setelah menghela napas panjang, "Luna."
Untuk saat ini, mereka hanya butuh waktu untuk
menenangkan diri. Untuk saat ini, mereka hanya butuh waktu untuk memutuskan jalan mana yang harus mereka ambil.