RAFFASYA

RAFFASYA

  • WpView
    LETTURE 23
  • WpVote
    Voti 6
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, dic 28, 2021
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Raffa Aditya Bramasta, seorang lelaki brengsek yang sialnya kelewat tampan itu dengan tidak tau kasihan nya memperbudak gadis lugu kelewat polos hanya karena satu kesalahan yang gadis itu perbuat sampai harus dijadikan budak oleh lelaki itu. Entah dapat kesialan darimana gadis lugu itu sampai harus berhadapan dengan Raffa si setan tampan itu dan dijadikan budaknya. Tapi apalah dayanya, ia juga tidak mungkin mampu untuk melawan Raffa, karena ia hanya seorang gadis kuliah jalur beasiswa, sedangkan ayah dari lelaki itu adalah pemegang saham terbesar di kampus kuliahnya. "Lo nggak usah sok mau nentang gua, karna lo itu cuman gadis cupu yang gabisa apa apa!" [INI CERITA PERTAMA GUE, SO, MAAF KALO BANYAK KURANGNYA 💗]
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Putih Abu-Abu
  • RafaelClara
  • Diantara Kalian
  • Love Letters [END]
  • Sweet Couple [On Going]
  • KOSTAN JANUARTA
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Moonstruck

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti