Rain (Rama and Karin)

Rain (Rama and Karin)

  • WpView
    GELESEN 20
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., März 16, 2022
Menceritakan tentang Karin, gadis pendiam yang lemah lembut, yang bertemu dengan Rama yang sifatnya bertolak belakang dengan nya. Rama bisa juga dia katakan masa lalunya ⚠️konflik ringan⚠️
Alle Rechte vorbehalten
#21
rama
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Caramel
  • My Doll {END}
  • Drama Couple [On Going]
  • Mungkin Suatu Hari Nanti
  • ALEXON [END]
  • Something Bitter
  • CINTA YANG NYATA
  • I love you tetangga duda ku (TELAH TERBIT)
  • KAIRONA
  • Putra CAKRALA [BERAKHIR]✔️
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien