LUCE (Sena-Syaza)

LUCE (Sena-Syaza)

  • WpView
    Reads 356
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 16, 2022
"Main kok sama anak berandalan, percuma sekolah pondok Islami. Eh malah gabungnya sama geng motor." Begitu cibiran tetangga ketika aku baru sampai di rumah diantar oleh sahabat karibku. Berkisah tentang seorang santriwati di sebuah pondok Pesantren yang harus menghadapi perubahan pada kehidupan sehari-harinya yang begitu tenang menjadi begitu mencekam dan terasa penuh penyesalan. Persahabatan yang penuh bertolak belakangan, penuh hinaan dan tatapan tak etis dari semua kalangan, bahkan banyak masalah yang kerap ia hadapi semenjak bersahabat dengan perempuan geng motor sebayanya. Bagaimanakah kisah persahabatan antar keduanya? Mampukah semesta merestui keduanya dan membenarkan apa makna toleransi yang sebenarnya?
All Rights Reserved
#21
arumi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Apakah Aku Pantas?
  • Seek The Truth|Perjodohan
  • DiaryLia: omniscient reader perspective
  • PERFECT MISSION [END]
  • AZLAN (HIATUS)
  • BASKARA [COMPLETED]
  • I'M CAREL (TERBIT)
  • ALGIO
  • Writing a Destiny (Completed) ✅

Cerita tentang seorang santriwati yg menyukai Gus nya semasa di pondok.dia bernama Naya Syifa attaufunnisa tapi siapa sangka ia di jodohkan dengan lelaki itu setelah ia menyelesaikan pendidikan nya di London.dan lelaki itu bernama Muhammad Raffa Al Nahyan. Dan ternyata Gus yg selama ini ia kagumi adalah ketua geng motor nya yg ia anggap nakal dan brandal "Kok Gus ga bilang kalo mau pergi hari ini"Naya "Saya tidak ingin kamu tau"Gus Raffa "Kenapa Gus, emang Gus gamau ngeliat aku sebelum Gus pergi" ucap Naya "Enggak, saya ngga mau ngeliat kamu" Gus Raffa Naya sangat kaget dengan penuturan Gus Raffa "Saya ngga mau ngeliat kamu berpisah sama saya Syifa, saya tidak bisa"Gus Raffa Di situlah air mata Naya menetes "Hey jangan nangis"ucap Gus Raffa "Gus janji kan bakal balik ke sini lagi"Naya "Iya saya janji"Gus Raffa "Sudah jangan nangis lagi okey, saya pamit,saya harus pergi"Gus Raffa Penasaran akan kisahnya? Baca cerita selanjutnya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines