Can&Meo : perjodohan

Can&Meo : perjodohan

  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 3, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Follow sebelum baca yah:) Jovi gadis bebas terpaksa menerima perjodohan secara paksa karena tidak mau hidup sebagai gelandangan dijalan. Sedangkan Romeo cowok famous yang memiliki citra baik disekolah harus menerima perjodohan dikarena ancaman Ayahnya. Sifat yang berbeda dari keduanya membuat hari-hari Jovi begitu sengsara.Apalagi status Romeo yang merupakan kekasih dari gadis yang dibencinya. Akankah hubungan keduanya putus atau malah bertahan?
(CC) Attribution-ShareAlike
#573
sungjae
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nearby Relations
  • Dinikahi Profesor Galak (TAMAT)
  • Bee, Mine! (End)
  • Dikejar Jodoh
  • Unspoken Words
  • Contract of Feelings
  • Dua Hati di Antara Kata
  • Rival or husband? || Sungwon
  • Cinta Tanpa (ber) Sayap - END
  • Di Antara Takdir & Rahasia[END]

Nadine pikir hidupnya sudah cukup berantakan. Baru saja dikhianati orang yang paling dia perjuangkan - David. Pacar yang selama ini dia bela mati-matian di hadapan orang tuanya. Melawan larangan, berdebat tanpa henti, jadi anak paling keras kepala di rumah, semua itu berujung sia-sia. David justru berpaling diam-diam. Belum sempat membereskan lukanya, Nadine dihadapkan pada kejutan lain. Ibunya mengenalkan seseorang. Calon jodoh pilihan keluarga. Dan orang itu... Narendra. Tetangganya sendiri. Yang seumur-umur paling cuma di sapa waktu lebaran doang. --- Narendra datang dengan hidupnya sendiri. Baru pulang dari Jepang, fokus utamanya sederhana: kerja, bangun karier, hidup tenang. Tapi baru juga adaptasi di Jakarta, ibunya sudah datang dengan misi lain: menikah. Dan nama calonnya... Nadine. Anak bawel yang dulu cuma lewat-lewat di depan rumahnya doang. Narendra bisa saja menolak. Tapi bukannya langsung menentang keluarga, dia justru menawarkan sesuatu pada Nadine. Sebuah kesepakatan. Rencananya sederhana: Jalanin aja dulu, kalau memang tidak cocok, keduanya bisa mundur tanpa beban. Dengan alasan yang logis - sudah mencoba, tapi tidak berhasil. Terdengar mudah. Sampai keduanya mulai menyadari... justru bagian paling sulit dari semuanya adalah menahan hati agar tidak benar-benar jatuh. Karena ternyata, perasaan nggak pernah sesederhana itu. "Katanya cuma kesepakatan. Kok malah kayak pacaran beneran?" -------------------------------------------------------- ©Nmikasa2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines