Mulai Menjadi Diri Sendiri

Mulai Menjadi Diri Sendiri

  • WpView
    LECTURES 10
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., janv. 5, 2022
Sudahkah dirimu untuk tidak membandingkan dirimu dengan orang lain?. Selalu ada rasa tidak percaya diri,sudah sejauh mana kita sudah menerima diri kita yang apa adanya. Kita adalah kita,tidak perlu menjadi seperti orang lain,dirimu peran utama dalam hidupmu,dirimu berbeda dari yang lain,dirimu spesial,dan dirimu berharga. Mulailah untuk menjadi diri sendiri berdamai dengan keadaan. Coba lihat dirimu,banyak kelebihan dirimu yang belum kamu sadari.
Tous Droits Réservés
#440
motivation
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • It's Okay, Kamu Normal !
  • It Always Has to Be You [On Going]
  • Tutorial Berpikir Benar untuk Pemula
  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • Manusia dan Coretannya [TAMAT] - Revisi
  • imperfections are okay
  • Keano
  • Insecurity
  • Just about my feeling 💜
  • Always Insecure✓

Banyak orang datang dan pergi tanpa alasan, sekalinya ada hanya seperti bayangan. Memang dalam menjalani proses kehidupan terkadang terasa berat dan melelahkan. Jadi tetap semangat ya untuk menggapai kebahagian. Sering kali suara ini dibungkam, segala usaha tidak dihargai dan telinga merasakan sakit karena suara-suara yang cukup berisik. Lalu esokan harinya semua dibanding-bandingkan seolah apapun yang dijalani salah sehingga terpaksa wajah ini memakai topeng kepalsuan lalu bergerak seperti wayang. Apakah harus diam melihat keasingan antara jiwa dan raga ini ? Apakah salah jika menjadi diri sendiri ? "Tuhan, kapan kebahagian datang kepadaku? Mereka sudah lari jauh didepan sedangkan diri ini masih pada tempatnya". Memang tanpa harapan hidup terasa hampa sedangkan kesabaran dan bersyukur merupakan salah satu kunci dalam kehidupan. Bukankah hanya Maha penciptalah yang bisa membantumu. Jadi apakah semua ini normal? Apakah hanya diriku saja yang merasakannya? Lalu bagaimana aku harus bertahan?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu