Aku Juga Butuh Bahagia

Aku Juga Butuh Bahagia

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 1, 2024
Bagai di neraka,aku hidup tanpa bahagia. Dimana semua orang menjadikan rumah tempat untuk pulang,tempat untuk berlindung,tempat ternyaman untuk sebagian orang,beda cerita bila Dara yang merasakan. Orang tua yang seharusnya menjadi pundak untuk anaknya bersandar,tempat curhatan untuk anaknya,tidak berlaku bagi Dara. Anak mana yang tidak sakit hati ketika orang tuanya terus menerus menyalahkan dirinya? Apalagi orang tua yang tidak menginginkan kehadiran nya. Ini cerita pertama aku,diambil dari kisah temenku, dan kehidupan aku sendiri. Jangan lupa follow yaa:)
All Rights Reserved
#706
trauma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Aku, Luka Dan Lupa
  • Askara Bradipta
  • Contritio
  • Sahabatku Istri Muda Papaku (Completed)
  • Juan [REVISI]
  • Hujan Yang Tak Pernah Reda (HIATUS)
  • Family Line
  • About Naskala [on going]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines