Story cover for Love triangle by Nab091204
Love triangle
  • WpView
    Membaca 0
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 0
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
Bersambung, Awal publikasi Des 29, 2021
Naqira azuralia biasa di panggil ara, ara gadis remaja yang berumur 16 tahun, ara gadis cantik dan manis, berhati lembut, ramah dan selalu ceria. 

Tetapi ara sangat bodoh dalam masalah cinta, dia Mencintai dua orang dalam satu hati dan itu sangat susah, ketika ara harus memilih diantara kedua nya ara tidak bisa memilih dan ara pun tidak bisa melepaskan kedua nya karna hatinya mencintai mereka berdua. 

Jujur ara sangat bingung dalam kondisi saat ini, ara harus pilih siapa? Ara sangat sayang pada keduanya, apa tidak boleh ara memilih keduanya? Ini pilihan yang sangat sulit bagi ara. 

Apakah ara bisa memilih di antara Meraka? Lalu Ara akan pilih siapa?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

1 bab

Daftar untuk menambahkan Love triangle ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Wanita Batu cover
Mr. & Mrs. A cover
Amphibi love cover
Aurora cover
mimpi yang menyatu ( REVISI ) cover
Assalamualaikum Sehun Kw cover
FIX YOU X RH cover
Caelestis & Umbra cover
forbidden love cover

Wanita Batu

11 bab Bersambung

Bagaimana luka tak mendeskripsikan lara? Bagaimana rasa yang tak terungkap membelenggu dalam alam bawah sadar? Bagaimana bentuk sosok 'Wanita Batu'? Ia percaya dalam diri seorang wanita akan selalu ada batu didalamnya, bagaimana mereka memelihara? Dan seperti apa bentuk 'Batu' itu, bukan sesuatu hal yang mudah untuk digambarkan. Yang pasti, dalam lamunan malam yang dingin. Langit telah memutuskan ia menjadi bentuk, 'Batu' yang paling sukar. Segala bentuk rasa ialah bentuk 'Batu' yang paling dingin. Anais Arutala Dahayu. Dalam kekal, dan keabadian, menemukan dan ditemukan. Mengukir dalam gelap, apa yang ia miliki tak berarti hingga ia dapat mengartikan segalanya menjadi yang paling bermakna. Mengais-ngais diri, meruntuhkan ego, dan merangkul keberadaanya yang asli. Riuh-ricuh, penuh ketidak pastian menjelma ombak pantai. Siapkah diri menjemput sang pemilik?