UNCONDITIONALLY

UNCONDITIONALLY

  • WpView
    Reads 173
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 21, 2023
Venus Zezilya Algentara,seorang gadis yang mempunyai banyak cara untuk terlihat baik-baik saja dihadapan semua orang. Tetapi dibalik itu semua dia selalu berharap pada dunia untuk adil kepada nya,tapi ternyata dunia tidak seadil yang ia harapkan. Arga Davarenzo,seorang mahasiswa yang Venus temui dalam dunia virtual. Arga bukan hanya sekedar kekasih virtual nya melainkan rumah dan tempat ia berkeluh kesah tentang hari-harinya. Venus berharap jika hubungannya dengan Arga bisa bertahan lama,tapi nyatanya tidak. Rumah itu hanya bisa bertahan 7 bulan lamanya. Rumah yang Venus sudah banggakan,dibangun dengan sebaik mungkin,dan dihias dengan seindah mungkin,sudah hancur dan pergi jauh sangat jauh dari Venus. "Rumahku runtuh. Rumahku sudah pergi,pergi sangat jauh hingga aku tidak dapat mengenggamnya lagi. Dunia memang tidak ingin melihat ku hidup dengan bahagia ya? Selucu ini dunia,aku gemas ingin memeluknya."-Venus.
All Rights Reserved
#583
yeri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kemana Arah Pulang?
  • ECLIPSED
  • Your Home [COMPLETE]
  • Mars dan Venus
  • ARGANN MAHESA By Vanissa Izza
  • LOVE INTO PANDORA BOX [ SUDAH TERBIT ]
  • Eh, Mars!
  • My Private Stranger

Insiden yang merenggut kedua orang tua mereka telah mengubah segalanya. Rumah yang dulu penuh dengan tawa dan kebahagiaan kini terasa hampa dan penuh kesedihan. Setiap sudut rumah yang mereka tinggali kini penuh dengan kenangan akan masa lalu, dan rasa kehilangan yang tak terhingga. Lima bersaudara itu terjebak dalam arungan luka tak kasat mata. Terkunci dalam labirin ketakutan yang tanpa sadar telah mengikis tali persaudaraan mereka. Maraga, si sulung yang harus merelakan masa kuliahnya dan beralih menjadi tulang punggung keluarga. Reshaya, sang kakak kedua yang enggan berbagi duka. Hendara, si anak tengah yang selalu menangis di sepertiga malam hanya karena merindukan Bunda. Dan si kembar, Juandika dan Anandika yang sama-sama memendam sesak tak berkesudahan. "Aku kangen rumah yang dulu." "Kita berdamai sama-sama ya? Jangan ada lagi yang di pendam." Written by Kala Rune Desember, 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines