Ratasya (Tamat)

Ratasya (Tamat)

  • WpView
    LECTURAS 41,541
  • WpVote
    Votos 6,960
  • WpPart
    Partes 24
WpMetadataReadContenido adultoConcluida mié, jul 13, 2022
Ratasya hanya bisa pasrah dengan pernikahannya, apa lagi dirinya tidak bisa membuktikan pada keluarganya kalau dia bisa membawa sesosok lelaki idaman yang kelak akan menjadi suaminya. jangankan sosok suami idaman, teman dekat lelaki saja dia tak punya. Ratasya Amelia Putri gadis cantik yang tidak percaya akan cinta dan persahabatan. Masa lalu kelam tentang penghianatan sudah menutup pintu hatinya, dia tidak mau seperti ibunya yang menderita setelah di khianati oleh ayahnya meski sekarang sang ibu tampak bahagia dengan ayah tirinya yang memang baik hati dan sangat mencintai keluarganya. Sekarang masalah besar muncul, sang pria yang di jodohkan kabur dan dia terpaksa menikah dengan lelaki lumpuh yang merupakan sang kakak dari mempelai pria yang kabur untuk menutupi aib. Aib? Lantas pernikahan seperti ini bukan aib? pernikahan yang awalnya di paksa harus semakin terpaksa dengan menikahi pria cacat bernama Christopher Agradi Mahesa.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Naughty Nanny
  • Izinkan sekali saja
  • Karena Waktu Tidak Akan Pernah Kembali [Completed] [Sudah Revisi]
  • Transmigrasi hurt girl[END]
  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • One More Taste
  • Sehari dalam seminggu
  • Trust Me, My Husband! (Kim-McKenna SERIES #1)
  • Go To Jannah With My Husband [ ON GOING ]

"Baju lo kebuka banget. Nggak sekalian jual diri?" "Udah. Papi lo pelanggannya. HAHAHA." "Anjing!" "Nanti lo pura-pura kaget aja kalau besok gue jadi mami lo. Soalnya gue udah berhasil godain dan jebak bokap lo yang tajir itu. Berhubung lo sering rese dan bertingkah, gue bakal jadi ibu tiri yang jahat. Pokoknya siapin mental dari sekarang. Anggap aja ini hari pembalasan buat bocah nakal kayak lo." "Papi nggak mungkin suka sama cewek nggak jelas kayak lo! Nggak mungkin! Gue tau selera papi!" "Eitttss siapa bilang? Buktinya papi lo doyan banget sama gue tuh! Emang semalem lo nggak denger suara plok plok plok dari kamar papi? Itu gue lagi digempur brutal sama papi lo." "Orang gila! Lo pikir gue bakal percaya omong kosong orang nggak waras kayak lo?! Nggak! Gue kenal papi. Papi nggak mungkin ngelakuin itu apalagi sama lo! Nggak mungkin!" "Lo serius nggak denger apa pura-pura doang, nih? Padahal keras banget loh hentakan papi lo. Sayang banget ternyata nggak kedengeran. Tapi kalau suara desahan gue pasti denger dong? Yang ahh ahh itu loh. Itu pas papi lo geraknya dicepetin, mana makin keras. Makanya gue sampe jerit. Tapi gue yang minta lebih cepet, sih, hehehe." "Diem! Lo orang gila! Gue nggak mau punya mami orang gila kayak lo! Berhenti ngarang cerita!" "HAHAHAHA. Nggak sabar jadi mami tiri dan siksa lo habis-habisan. Kalau udah puas bikin lo menderita, tinggal usir deh. Hush hush hush! Pergi yang jauh. Biar gue aja yang kuasain harta papi lo. Ughh! Pasti seru banget. Apalagi kalau nanti ada scene ngakakin lo yang udah dibuang terus jadi gembel." "PAAAAPIIII!" "Pioooo ..." "Hehehe."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido