r a d i n i a.

r a d i n i a.

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 31, 2021
[renjun-saeron] "Makassar, torehkan hal-hal indah saja ya untuk saya selama beberapa tahun ke depan.." Begitu harap saya saat pertama kali menginjakkan kaki di Makassar. Saya akui Makassar bukan tempat yang buruk bagi saya selama merantau, namun dibeberapa waktu tertentu saya merasa bahwa Makassar terlalu kejam terhadap perasaan saya dengan mempertemukan kembali saya dan Yasa. Note : Khusus book ini aku update 2 minggu 1 kali ya, tepatnya hari sabtu.
All Rights Reserved
#195
saeron
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Im Momma?    (END)
  • someone like you
  • Hilang
  • VILLAIN'S LOVER (SELESAI)
  • CINTA DI PESANTREN SYAQEEL
  • Untuk Senja Ku
  • How to Get Male Lead's Heart
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • My Husband is My Ex,sequel she is Mine /NOREN/GS//

(#Musim kedua) Aku mendapatkan sebuah kehidupan yang lebih sempurna di bandingkan para adik-adikku. Aku berhasil lulus pendidikan menengah atas, ketika para adik-adikku harus menerima kenyataan bahwa mereka telah kehilangan orangtuanya saat masih kecil. Itulah mengapa aku tidak pernah mengeluh mengambil semua tanggung jawab orangtuaku untuk membesarkan dan menyekolahkan adik-adikku. Aku memiliki banyak adik, dan itu membuat aku tidak memiliki waktu untuk mengeluhkan orangtuaku yang memilih jalan instan, yaitu bunuh diri di depan-depan kami untuk melepaskan tanggung jawab itu. Hanya saja, ketika aku merasa sudah bebas karena telah selesai menyekolahkan dan membesarkan mereka dengan baik, aku terbangun di sebuah tempat asing dengan sistim yang berbeda dengan duniaku dulu. Lalu sebuah fakta lainnya mengejutkanku, dimana aku kembali memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar, yaitu membesarkan tiga anak yang telah mengalami penyiksaan sejak mereka lahir. Di dunia baru itu, aku terkenal sebagai seorang antagonis yang gemar melakukan penyiksaan dan pelecehan terhadap ketiga anaknya, lantaran tidak mendapatkan kasih sayang dari suami yang merupakan seorang kaisar di tempat itu. Sungguh sangat kacau, ketika pikiran modrenku harus beradaptasi dengan dunia penuh kasta ini. Apakah aku berhasil merawat dan menyelamatkan ketiga anak itu, dengan asumsi aku akan kembali ke duniaku sendiri, dimana para adik-adikku sudah menunggu atau aku telah terjebak di dunia itu selamanya dan harus menerima fakta bahwa aku seorang Ibu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines