Untimely death || Second life [SlowUp]

Untimely death || Second life [SlowUp]

  • WpView
    Reads 17,478
  • WpVote
    Votes 1,513
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 4, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
Cerita klise tentang kehidupan seorang remaja yang mati di tabrak truk, mati? Tentu raga nya mati tetapi tidak dengan jiwa nya. Seperti yang kalian tau, karena jiwanya yang belum waktunya mati, dia di hidupkan kembali oleh sang ter-atas. Penasaran seperti apa kehidupan nya selanjutnya? Baca aja. ______________________________________________ WARNING!! -MENGANDUNG KATA KATA YANG KURANG MENGENAKAN -GAJE -JANGAN BERHARAP LEBIH -TYPO -KEBOSANAN BISA MELANDA KALIAN -CERITA KE GABUT AN SAYA CERITA HASIL OTAK SENDIRI JADI KALAU ADA NAMA TOKOH, ALUR CERITA, SUASANA, DAN WAKTU SAMA ITU FAKTOR KETIDASENGAJAAN JADI MOHON MAAF UNTUK HAL ITU ~HAPPY READING ~ [BAGI YANG INGIN MEMBACA]
All Rights Reserved
#379
darah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Archetypal [Terbit]
  • Transmigrasi Jonathan (Complete)
  • I Want To Die In Peace
  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • Full Of Scratches
  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • FRAGMENT (From ALTERITY)
  • Raka Alandra (Terbit)

[WARNING! 18+] [DISTURBING, VIOLENCE, TRIGGER CONTENT!] * Apa yang istimewa dari hidup? Jika pertanyaan itu diberikan pada Ruby, maka jawabannya tidak ada. Memang tidak ada yang istimewa. Berkabut kelabu semua. Rumah, tempat yang seharusnya jadi sahabatnya untuk terus hidup itu sudah lama rusak. Keluarga, yang seharusnya jadi lentera juga sudah lama padam, yang tersisa hanya dingin, beku, dan sesak. Jadi, semua hal di dunia ini bagi Ruby hanya susunan konstelasi kosong yang sudah lama mati dan gelap gulita. Hingga siang itu, di bawah pohon rambutan tua itu, seorang anak laki-laki seusianya datang menyerobot duduk di samping Ruby seperti orang gila---atau mungkin memang demikian karena ini rumah sakit jiwa. Dia mengulurkan tangan dan berkata, "Aku Navi Renggana. Kenapa wajahmu ditekuk terus? Mau bercerita? Tenang saja, aku ini orang gila." ©️Mayaothra 240721

More details
WpActionLinkContent Guidelines