Story cover for Kidung Kemoja  by Miss_DiaNana
Kidung Kemoja
  • WpView
    Reads 89,356
  • WpVote
    Votes 10,324
  • WpPart
    Parts 25
  • WpView
    Reads 89,356
  • WpVote
    Votes 10,324
  • WpPart
    Parts 25
Ongoing, First published Dec 30, 2021
Kemoja menghilang mendekati hari pernikahannya. Warga desa hanya menemukan selendangnya yang tersangkut pada batu di sisi tebing lautan. Orang-orang berpikir Kemoja bunuh diri. Bahkan kabar tentangnya menjadi kian buruk, mengganti citra Kemoja yang baik budi menjadi penuh caci. 

Namanya yang harum makin terkikis lalu lesap bersama waktu yang bergulir. Tiga tahun lamanya warga desa hampir melupakannya.  Nama Kemoja hanya sebuah cerita untuk menakuti anak-anak gadis mereka. 

Hingga suatu hari, Kemoja kembali. Kehadirannya bagai selaksa teror bagi para pendosa. 

Dia datang membawa kidung penguntai kematian, bagi mereka yang pernah menguntai kematiannya. 

***
All Rights Reserved
Sign up to add Kidung Kemoja to your library and receive updates
or
#5hororfantasi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 7
MISANTHROPE cover
Si Incaran Roh cover
GATE OF DESTINY cover
ToD cover
Petaka Kesempurnaan cover
From Scars to Serenity  cover
Rumah Arwah Pengantin cover

MISANTHROPE

81 parts Complete

SINOPSIS Bermula dari seorang editor naskah novel yang mencari seorang penulis novel yang akhir-akhir ini sulit sekali dihubungi. Seolah-olah ditelan bumi, penulis novel misterius itu tidak ada kabar sama sekali setelah beberapa minggu terakhir. Pemilik perusahaan penerbit merasa tidak enak, karena royalti dari buku sebelumnya dan hadiah dari perusahaan penerbitnya yang sedang berulang tahun untuk si penulis novel masih belum diberikan. Pemilik perusahaan penerbit kecil itu pun menyuruh dua orang editor naskah kepercayaannya untuk memberikan semua hak si penulis langsung ke rumahnya di sebuah desa yang cukup jauh. Sekalian liburan dan refreshing otak di desa yang sejuk dan asri itu. Kedua editor bersama seorang pria yang membawa mobil pun pergi ke desa tersebut untuk mencari alamat si penulis novel. Namun, kejadian-kejadian di luar nalar mulai terjadi selama kedua editor itu tinggal di desa tersebut. Mereka merasakan gangguan-gangguan dari makhluk-makhluk tak kasat mata. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah mereka bisa memecahkan teka-teki di desa itu? Apakah mereka akan kembali ke kota dengan selamat?