Son Of The Storm

Son Of The Storm

  • WpView
    Reads 560
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 20, 2025
Peradaban dunia senantiasa berubah. Ada pasang, ada surut. Ada kemajuan, ada kemunduran. Terkadang mendapatkan batu loncatan untuk melampaui segalanya, dan terkadang terjerumus ke dalam jurang untuk menghina diri sendiri. Namun dalam peradaban selalu ada cahaya dan bayangan. Tadayori Ikiru, anak laki-laki yang lahir menyandang julukan 'Son of the Storm,' pergi bertualang untuk menemukan warisan masa lalu dan menguak sejarah peradaban dunia yang terlupakan serta rahasia dunia yang disembunyikan. Seiring perjalanannya melihat dunia, semakin banyak hal yang ia ketahui. Dan ia menyadari bahwa dunia ini berjalan lebih rumit dari apa yang tampak. Ia mulai mempertanyakan jati dirinya, mengemban begitu banyak tanggung jawab yang tiba-tiba dicurahkan padanya. Apa dan siapa sebenarnya dirinya. Apakah jawabannya ada di gunung tertinggi? Atau di laut terdalam? Akankah bahkan ujung dunia memberikannya jawaban atas semua pertanyaan yang ia simpan selama ini? Ini adalah kisah perjalanan seorang anak laki-laki yang mencari makna kehidupan.
All Rights Reserved
#390
naga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Was The Evil Witch
  • Please Divorce Me Villain, I'll Raise the Child Alone
  • " SATRIA "
  • Midwest Princess
  • SALARYN KINGDOM : Bridge Of Destiny [END]
  • Amaira: the Antagonist
  • Novel The Indomitable Martial King
  • Supporter's Are Antagonized By The Black Lotus Effeminate

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

More details
WpActionLinkContent Guidelines