Story cover for Casabelle ( SELESAI ) by Ififah75
Casabelle ( SELESAI )
  • WpView
    LECTURAS 2,354,929
  • WpVote
    Votos 145,819
  • WpPart
    Partes 50
  • WpView
    LECTURAS 2,354,929
  • WpVote
    Votos 145,819
  • WpPart
    Partes 50
Concluida, Has publicado dic 31, 2021
~ Karya Ke - 10 ~

"Ikutlah denganku" ucap Axton dan Ara mendengus pelan. 

"Kau siapa ? Aku tak mengenalmu" sinis Ara.

"Tetapi seluruh tubuhmu mengenalku" ucapan Axton sukses membuat wajah Ara memerah

Pria itu melangkahkan kakinya mendekat dengan wajah datar dingin. Menatapnya seakan ingin membekukannya saat ini juga.

"Ikutlah denganku dengan cara baik-baik. Aku tidak ingin menyakitimu" Lanjut Axton dan Ara memincingkan matanya.

"Secara baik-baik ataupun tidak aku bahkan tak berniat ikut denganmu. Bisakah kau keluar sekarang, aku akan menutup toko" 

"Aku bukan orang yang sabar, Cassabelle" 

Ketika Ara ingin membalikkan badan tiba-tiba sebuah tarikan menarik tubuhnya. Sebuah ciuman terasa di bibirnya sebelum rasa menyengat terasa di lengannya.

Sebuah bius.

"Kau yang memaksaku, Cassabelle"
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Casabelle ( SELESAI ) a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#2pemaksa
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Game Of Obsession de Nbula_Qn
61 partes Continúa Contenido adulto
Azura, seorang gadis yang tak sengaja bertemu dengan seorang cowok saat berteduh di sebuah kafe. Percakapan singkat tentang novel malah membuatnya terjebak obsesi gila cowok itu, yang sayangnya adalah tipe cowok red flag yang sangat mengekang kehidupannya, Namun ia juga tipe gadis pemberontak yang tak mau diatur. Namun semuanya malah berubah setelah Zaverino meninggalkannya tanpa kejelasan selama satu tahun. Hingga keduanya bertemu kembali, cinta yang belum selesai itu terhubung kembali. Namun kali ini keduanya malah menciptakan sebuah permainan Obsesi yang membawa keduanya menuju jurang kematian. _____ Zaverino terkekeh pelan, lalu dengan cepat dia menarik tangan Azura, dan mencengkram pergelangan tangan gadis itu lalu menariknya mendekat. Azura terkejut, tapi Zaverino hanya menatapnya dalam. "Gue gak suka," katanya, suaranya pelan tapi berbahaya. "Gue gak suka lo jalan sama dia." Azura meronta, berusaha menarik tangannya, tapi cengkraman Zaverino tetap kuat. "Lepasin, Zav. Lo gak punya hak buat ngatur gue!" Zaverino menyipitkan mata, lalu menariknya lebih dekat lagi, hingga Azura bisa merasakan napasnya yang hangat di wajahnya. "Lo masih gak ngerti, ya?" Bisiknya. "Gue gak butuh hak. Gue cuma ngasih tau fakta. Lo milik gue, Azura." ______ Mampukah Azura bertahan dengan permainan obsesi gila pria itu? Apa yang harus ia lakukan terhadap tipe red flag pengekang seperti itu? Penasaran? langsung baca aja ‼️ __________ No Plagiat ⚠️⚠️⚠️
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Kopi & Deadline (On Going) cover
May I Love You? cover
ATTEMPT [END✓] cover
Pregnant with Rebel Prince cover
Dosen Nano-Nano cover
Game Of Obsession cover
TWO HEARTS, ONE WINNER [Tamat]   cover
PERNIKAHAN DINI (ON GOING) cover
Arranged Marriage cover

Kopi & Deadline (On Going)

6 partes Continúa

Bukan karena lambat bekerja, Ara lembur lagi bagai kuda. Ara duduk sendiri di cubicle, mata lelah, kopi sachet ketiga di tangan, layar laptop menyala dengan file yang hampir rampung. Ingatkan Ara sekali lagi bahwa kerjaannya 'hampir rampung'. Dia menatap layar, lalu menarik napas panjang, "Aku nggak tahu lagi ini kerjaan atau penyiksaan... Tapi besok pagi harus submit, kalau nggak... ya biasa, dapat teror halus dari atasan." Dulu waktu kecil, Ara selalu mengganggap orang yang pulang kantor sampai pukul 12 malam atau pagi buta adalah orang-orang keren. Iya keren, keren keramnya sebadan-badan. Ara menarik napas panjang untuk kesekian kalinya, "Aku gila deh kayaknya, masa dulu kerjaan kayak ginian aku bilang keren." Di sela kelelahan itu, Ara mengenang tempat ngopi yang pernah dia datangi dua minggu lalu-tempat yang jarang dia datangi sebelumnya, tapi entah kenapa, wajah sang barista masih lekat di kepalanya. Dia pernah bilang ke dirinya sendiri , "Aku nggak punya waktu buat cinta." Tapi sejak ketemu cowok itu... apa kalimat yang digaung-gaungkan Ara mulai retak? GA MENERIMA NAMANYA PENJIPLAKAN YA EGE, NYARI IDE ITU GA MUDAH‼️