Remember Me (Nejiten)

Remember Me (Nejiten)

  • WpView
    Reads 833
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 11, 2025
WpInfo
Fanfic
Naruto
Kematian Neji menjadi luka yang membekas bagi Tenten. Setiap hari begitu hampa dan membosankan. Namun, suatu ketika Tenten melihat Neji lagi. Apa benar itu Neji bukan sekedar khayalannya? Apa Neji masih hidup? Mungkinkah? Ceritanya di latar dunia ninja dan agak serius, tapi aku coba jelasin detail ekspresi mereka disana. Ada bagian lucunya juga mendekati ke belakang. Belum fin mungkin 5 eps lagi hehehe... Character Naruto by Masashi Kishimoto Story fanfic by me :)
All Rights Reserved
#34
nejitenten
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Sheet Of Feather [Completed]
  • NaruHina Story (END)
  • Be Free With You (Nejiten) FIN
  • Connected [Fanfiksi NaruHina dan SasuSaku]
  • The Reason Of Love [Fanfic]
  • 𝐅𝐢𝐧𝐝 𝐓𝐫𝐮𝐞 𝐋𝐨𝐯𝐞
  • Mind
  • Tebing (NejiTenten)✓
  • A Heavenly Promise

NARUTO BELONG TO MASASHI KISHIMOTO GENRE : romance/fantasi/friendship/supranatural PAIR : Neji H X Tenten slight :TenSasu, SasuSaku (dikit bangett >.<) RATE : K+-T NB : cuma sebuah luapan imajinasi, yang sedikit terinspirasi oleh novel the hobbit dicampur dengan sedikit bumbu cinta untuk pair NejiTen :). fic gaje Ditengah lebat nya hutan pinus tampaklah sebetapa damai dan nyamannya berada disana, segala penghuninya mungkin sedang terlelap, hanya suara burung hantu dan binatang malam yang terdengar dilengkapi dengan udara dingin yang mengigit serta semerbak aroma segar hijau hutan yang basah, ditengah hutan terdapat waterfall yang diiringi dengan air yang mengalir tenang dibawahnya, suara gemercik air semakin jelas terdengar saat terlihat sesosok tengah berjalan melewati air terjun itu dengan langkah sedikit tergesa lalu berhenti didekat genangan air yang lebih dangkal dan mulai berjongkok sambil mengisi kendinya namun bibirnya bergetar mengguman kan suatu kata seperti "jangan mati..jangan mati..jangan mati..". Tiba - tiba ada seorang yang menepuk bahunya pelan "hei, nona sedang apa?" wanita berambut coklat sebahu tersebut pun menoleh dan menatap lurus manik amethys orang itu dengan air mata yang mulai menganak sungai di pelupuk matanya "...".

More details
WpActionLinkContent Guidelines