Wednesday

Wednesday

  • WpView
    Reads 50,998
  • WpVote
    Votes 8,120
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 14, 2026
Amora pernah berpikir, andai saja hari Rabu kala itu dirinya langsung pulang ke rumah sehingga tidak menyaksikan kejadian yang membuat hatinya sesak. Andai saja hari Rabu kala itu hatinya cukup kuat sehingga tidak jatuh pada pesona Arlan. Andai saja hari Rabu kala itu ia tidak ceroboh dalam bertindak, yang tentunya keadaan tidak akan serumit sekarang. Tetapi setelah Amora pikir lagi, bukankah ini semua adalah takdir? Ya, pertemuan antara Amora Fallencia dan Arlan Rajendra Gama adalah takdir. Di hari Rabu itu, mereka memang telah ditakdirkan demikian.
All Rights Reserved
#16
teenlit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • POISONED LOVE
  • Siapa Arabell?   [Tahap Revisi]
  • Another Soul (Transmigrasi) [END]
  • Something Between Us
  • MOIRA
  • LABIRIN TAKDIR
  •  [END] AKHIR YANG TAK SAMA
  • Another Aluna
  • Dua Hati di Antara Kata
  • REWRITTEN | END

Kebaikan dan pertolongan yang diberikan gadis cantik itu membangun sebuah cinta yang kian lama menjadi obsesi dan menimbulkan rasa kepemilikan yang sering dikenal posesif. Ini menceritakan kisah cinta antara Allora Catherine dan Albara Morgan. Pertemuan mereka yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan, membuat mereka saling merasakan cinta yang sudah lama hilang ditelan masa. Cinta yang diberikan oleh Bara, terus berlarut sampai menjadi belenggu obsesi, bahkan disertai dengan sifat posesifnya. Namun, Allora tak pernah menyadari cinta racun yang diberikan oleh Bara. Akankah lambat laun Allora sadar bahwa itu bukan cinta yang sehat? Dan akankah Bara terus menerus mendekap Allora dengan duri yang ia miliki? ◎◎◎◎ "Ah, tangan mu terluka, tuan. Sebentar, aku membeli dulu obat luka ya, tuan tunggulah disini." "Saya tak butuh bantuan anda, nona muda." ◎◎◎◎ "Kemarilah, baju anda terlalu terbuka, sayang." "Tapi aku suka iniii." Allora merengek. "Jika anda terus menerus membantah, tak perlu ikut. Tidurlah jika begitu!" "Emm, baiklah." ◎◎◎◎ ⚠️ Jika ada kesamaan nama tokoh, latar belakang, ataupun visual tokoh. Mohon maaf, mungkin itu hal yang tak disengaja. ⚠️ Karya ini murni, hasil permikiran saya sendiri

More details
WpActionLinkContent Guidelines