Story cover for when the fire cries  by himawariwriter
when the fire cries
  • WpView
    Membaca 1
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 2
  • WpView
    Membaca 1
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 2
Bersambung, Awal publikasi Jan 01, 2022
Untuk bisa merasakan hidup selayaknya orang normal, Xavera sepakat menerima Grady, seorang psikiater tampan, sebagai dokter pribadinya. Tetapi, siapa sangka dibalik sikap ceria Grady, diam-diam dia menyimpan rasa kepada Yaya. Gadis yang dijuluki "sosiopat" oleh sebagain orang. 
***
Karena pilihannya di masa lalu, Xavera hidup seorang diri. Karena bantuan Grady, Xavera terbiasa tegar dan mampu menopang masalahnya sendiri. Hubungan mereka terus bergulir. Hingga keluarga besar Grady menjodohkan mereka sedangkan Xavera enggan membangun hubungan dengan laki-laki karena ia mengalami kejadian mengerikan di masa lampau. Disisi lain, Grady terus meyakinkan Xavera dan menyelidiki masa lalunya yang belum terselesaikan. Apakah keduanya akan bersama ditengah terpaan masalah yang datang silih berganti?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan when the fire cries ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Archetypal [Terbit] cover
Di Antara Tawa dan Tragedi  cover
Replacement Role cover
LAVANYA cover
JANJI TANPA SUARA  cover
Xaviera || On Going cover
ZAWIL cover
IMPIAN YANG LENYAP  cover
Langkah kecil Shani cover
CRUSH [END] cover

Archetypal [Terbit]

18 bab Lengkap

[WARNING! 18+] [DISTURBING, VIOLENCE, TRIGGER CONTENT!] * Apa yang istimewa dari hidup? Jika pertanyaan itu diberikan pada Ruby, maka jawabannya tidak ada. Memang tidak ada yang istimewa. Berkabut kelabu semua. Rumah, tempat yang seharusnya jadi sahabatnya untuk terus hidup itu sudah lama rusak. Keluarga, yang seharusnya jadi lentera juga sudah lama padam, yang tersisa hanya dingin, beku, dan sesak. Jadi, semua hal di dunia ini bagi Ruby hanya susunan konstelasi kosong yang sudah lama mati dan gelap gulita. Hingga siang itu, di bawah pohon rambutan tua itu, seorang anak laki-laki seusianya datang menyerobot duduk di samping Ruby seperti orang gila---atau mungkin memang demikian karena ini rumah sakit jiwa. Dia mengulurkan tangan dan berkata, "Aku Navi Renggana. Kenapa wajahmu ditekuk terus? Mau bercerita? Tenang saja, aku ini orang gila." ©️Mayaothra 240721