pelik
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 15, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Capek. Satu kata yang terus terngiang dan terus berputar dalam kepalanya. "Jika dengan cara kematianku, buat mereka tenang dan bahagia tanpa adanya diriku. Akan ku lakukan, agar harapan mereka terwujud. Tanpa harus lelah mengurus anak seperti diriku." -Piscest Sebuah perlakuan yang terjadi, merubah segala hal begitu cepat. --- Warning banget nih, ceritanya penuh dengan ketypoan ku, jadi harap dimaklumi dikarenakan saya masih amatir. happy reading guys 😉 𝟷𝟻 ᴊᴀɴ 𝟸𝟶𝟸𝟸.
All Rights Reserved
#76
tangisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • BERISIK (END)
  • Celine (End)
  • I'm Keysa
  • Dira-no
  • Pilar Sendu
  • As Time Allows
  • 00.00
  • Meet Again ; Ketika Kisah Belum Usai [End✓]
  • My Doctors (END)

"Aku hanya ingin tidur ... tidur selamanya bersama Bunda." "Berani baca kisahku?" _ _ _ _ _ _ Aku Nino, cowok berkacamata yang selalu memakai jaket. _ _ _ _ _ _ Tekanan hidup membuatku depresi dan berakhir menyakiti diri sendiri. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi sering ... Aku? Apakah aku mampu? Menjalani hidup bagai neraka. Atau ... Haruskah Mati? _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ©Haruskah Mati? karya meitheoypt ~>Cerita ini sudah pernah dipublish tapi karena ada masalah, berakhirlah diunpub. Dan pada tgl 7 Sept 2021, cerita ini di-publish ulang [Akan langsung DIHAPUS setelah tamat, berani baca sampai akhir?] _______________________________________________ Nb: •Jika kamu makhluk Tuhan yang mengerti apa itu kerja keras, maka janganlah jarimu itu pelit 'tuk menekan bintang atau sekadar memberi komen •Jika kamu makhluk Tuhan yang PAHAM apa itu perjuangan, juga kebahagiaan seseorang, maka janganlah ada di benakmu niatan untuk memplagiat cerita karena sejatinya kami para penulis yang berjuanh dengan karya kami sudah terlalu capek menghadapi segala suka duka. Maka dari itu, mari kita ciptakan kedamaian Selamat membaca, semoga suka ^.^

More details
WpActionLinkContent Guidelines