Terdampar (END)

Terdampar (END)

  • WpView
    Reads 643,884
  • WpVote
    Votes 26,758
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jul 7, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Violetta tidak menyangka perjalanan study tour ke Australia yang sangat ia nanti-nantikan justru berakhir petaka. Pesawat yang mereka tumpangi hilang kontak dan jatuh di perairan Papua. Untungnya Violetta bisa selamat meski ia harus terdampar dengan Mas Rimba, Kakak sahabatnya yang masih melajang di usia 35 tahun. Bagaimana cara Violetta dan Rimba survived di pulau antah berantah ini? Follow dulu yuk sebelum baca. #1 - 17 (18/01/22) #1 - adultromance (20/01/22) #2 - adventure (28/01/22) #1 - Survival (22/06/22)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bayang Keabadian ✔
  • Ominous Night✓
  • Rainbow Mist ✔️
  • Gauvelaire Has Promised
  • Elegi Semesta
  • AFTER RAIN [48] | {Completed} (DelShel, ZeeSha, Greshan & CH2)
  • Eira The Last Dhampir
  • THE KILLERS (SELESAI)
  • Avenir [REPUBLISH]

Semesta selalu punya cara memberikan kita sebuah kejutan. Jalinan asa yang tak pernah diduga sebelumnya membawa kita pada masa yang baru. Saling berbagi rasa hingga mengungkapkan segala keluh kesah. Nyatanya masih banyak rahasia yang sengaja disimpan rapat oleh semesta. Kita hanyalah sebuah kebetulan yang dipertemukan untuk mengurai rasa sakit yang membelenggu jiwa. Siapa yang menyangka, rasa yang sudah tumbuh terlalu dalam ini akan menyakiti banyak pihak. Semesta benar-benar sangat tahu untuk membuat kita sadar, jika tak selamanya hidup hanya tentang tawa. Rasa yang tak bisa dideskripsikan bagaimana bentuknya. Berat jika dijabarkan dengan lantang. Nyatanya aku hanyalah manusia yang masih berharap jika semua ini adalah mimpi belaka. Masih menyisakan sedikit harapan untuk kita bisa bersama. Namun, apakah semesta akan merestuinya atau nantinya kita akan berpisah dengan hati yang lapang? tidak ada yang tahu masa depan itu seperti apa. Aku hanya berharap kita mampu berdamai dengan segalanya. Gemi Nirwasita Abiyasa

More details
WpActionLinkContent Guidelines