Rantai Putus [Tak] Bisa Disambung Lagi

Rantai Putus [Tak] Bisa Disambung Lagi

  • WpView
    Reads 15,352
  • WpVote
    Votes 1,787
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 8, 2023
Tentang keyakinan Eldania Azara bahwa Rantai yang Putus Tak Bisa Disambung Lagi, dan tentang kegigihan Er menyambungkan rantai yang tak sengaja ia putuskan. Baik Dania maupun Er, tidak ada yang tahu tentang misteri kehidupan. Mereka berdua hanya berusaha untuk bertahan pada bumi yang semakin kejam. Lewat banyak kejadian, dan berbagai pengorbanan, mereka akhirnya paham arti sesungguhnya mendewasa dalam kebebasan. Memberi pemahaman bahwasannya kehidupan tak sekadar berada pada wilayah berantai. Problematika sebenarnya bukan ada pada cara memperbaiki rantai, namun pada upaya terbebas dari rantai itu sendiri. Untuk mengetahui maksud "Rantai" di sini, mari kita selami dunia kelam milik Dania dan Er. . . . [Update setiap hari senin dan kamis jam 20.00] Follow, Vote, dan komen, yaa ... Jangan lupa masukin reading list biar enggak ketinggalan!
All Rights Reserved
#110
cerbung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Anatomi Bahasa Indonesia
  • Gadis Nakal Om andra 2
  • EX's (Completed)
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • Zero-sum Love [FIN]
  • Memory of Heaven
  • Hujan Tanpa Senja

Satu kalimat pendek bisa membelah sunyi-dan membuka tubuh yang selama ini terkunci. Di balik wajah guru yang tertib dan kata-kata yang tertata, tersembunyi perempuan yang tak lagi yakin siapa yang sebenarnya ia sembunyikan: dirinya... atau hasratnya. Ketika tatapan seorang murid mulai membaca lebih dalam dari teks pelajaran, batas antara bahasa, tubuh, dan keinginan mulai kabur-dan dari situlah segalanya berubah. Rita Melina, guru yang selalu tampil sopan, tahu betul cara menyusun kalimat-tapi ia tak pernah siap saat tubuhnya sendiri mulai menjawab sesuatu yang tak tertulis. Nara Pradipta, murid berwajah tenang dan mata tajam, tak pernah menyentuh, tapi melihatnya dengan cara yang membuat kerudung terasa sempit dan napas jadi pendek. Mereka bermain di zona abu-abu: bukan cinta, bukan kuasa, tapi tarikan purba yang tak bisa ditata seperti paragraf ajar. Dan Kara, kakak Nara yang menyimpan sejarah luka dan dosa, melihat semua itu dari jauh- tahu persis betapa cepatnya sebuah godaan bisa berubah jadi kehancuran... dan masih tetap menikmatinya. DISCLAIMER: Sebelum melangkah lebih jauh, ingatlah bahwa kisah ini tidak untuk semua orang. Ia menyelami ranah erotika yang terbuka tanpa tedeng aling-aling, menyingkap hubungan badan secara gamblang, dan meraba batas-batas tabu yang selama ini terpendam. Jika kamu berani menghadapi realita yang kadang tak nyaman dan penuh gairah ini, bacalah dengan hati yang siap dan pikiran yang terbuka. Namun, jika rasa waspada menggelayut, jangan dipaksakan-karena tidak setiap jiwa mampu menelan cerita seperti ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines