eafwan, Gus Akhtar

eafwan, Gus Akhtar

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 7, 2022
Athazkiya Dzakira El -fatih. Wanita Sholehah lulusan universitas Al-Azhar ( Mesir ) jurusan kedokteran yang berprofesi sebagai dokter penyakit dalam di Aloeva hospital Berpacaran? Ia tidak berpacaran atas larangan yang berada didalam agamanya dan juga kekangan dari orang tua nya yg begitu posesif Ia dijodohkan dan ber Ta'aruf dengan orang yang tidak ia kenali bahkan bertemu saja tidak pernah "Kamu adalah takdir bagi saya, walaupun kita tidak saling kenal namun hati kamu berhasil membuat saya jatuh cinta dengan kepolosan dan kebaikan mu Athazkiya." - Gus Akhtar Start : 1 Januari 2022 End : --- Ig author : @nindadwiagustina08
All Rights Reserved
#949
santri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Yang Tertunda
  • REVAN [SELESAI]
  • COLD & SENGKLEK GUS (END)
  • Gus Dosenku (End)
  • Attar
  • ZAHTHAR [END]
  • Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • Untuk Devara

Nadia Annara Shafa Sanjaya atau gadis yang sering kali disapa Afa, tak pernah sedikitpun membayangkan dirinya akan hidup di pesantren. Ia dipaksa hidup mandiri, dititipkan pada doa-doa yang tak ia pahami, dan kehidupan yang menurutnya dibatasi. tapi di tempat yang ingin ia hindari itulah hatinya justru tersesat pada rasa asing yang pertama kali ia rasakan. Muhammad athaya depasel Hanafi, putra pemimpin pesantren yang tenang dan sangat berjarak, malah menjadi tujuan langkah Afa bertingkah freak dan ugal-ugalan. Ia tanpa malu menunjukkan bahwa ia mencintai depas, melanggar batas tanpa takut hukuman pondok, hingga tingkahnya itu berhasil membuat hati depas melihat ke arahnya. namun sayang, cinta depas datang terlambat. Depas dijodohkan dengan Zahira-putri kiyai yang lembut, terhormat, dan satu-satunya orang yang paling Afa percaya. Sahabat yang telah lama ia anggap seperti kakaknya sendiri. Di pesantren itu, Shafa belajar satu hal: tidak semua cinta datang untuk dimiliki, dan tidak semua luka boleh disuarakan. "hidup itu sebuah teka-teki takdir, yang kadang tidak bisa kita tebak akan bagaimana akhirnya. Dan biasanya, jika kita beruntung dalam keluarga, belum tentu kita beruntung dalam percintaan" _moon

More details
WpActionLinkContent Guidelines