Rania's Days

Rania's Days

  • WpView
    Membaca 4,369
  • WpVote
    Vote 144
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jun 21, 2016
Nama di akte kelahiran gue adalah Rania Nia. Jangan tanya ke gue kenapa nama gue menyedihkan kaya gitu, tanya ke bokap dan nyokap gue yang ngasih. Biar gampang kalian boleh panggil gue Ran, tapi jangan Nia. Gue takut disangka artis Nia Ramadhani. Gue cewek, 100% tulen, gue udah cek sendiri. Cita-cita gue waktu kecil adalah menjadi cowok. Cita-cita gue sekarang adalah menjadi suami alternatif yang unyu. Gue kelas 11 IPA 5. Meski gue anak IPA, bukan berarti gue alim dan feminim. Sebaliknya gue malah punya geng super keren. Tapi gue bukan pemimpinnya, sekretarisnya, bendaharanya, apalagi binatang peliharaannya. Posisi gue adalah anggota yang bakal dikorbanin pertama kali kalau ada apa-apa...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kekasih Pilihan
  • Kok Kita Nikah?[END]
  • Bayi Dosenku 2
  • More Than Words : [KTH JOURNAL SERIES] END
  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
  • Ruang Biasa
  • Possessive Boss

Rainaa Miqdad (Rainaa/Rena): "Aflahul Aabdar Al Aabid, suamiku. Cintamu begitu indah. Aku selalu ikhlas untuk berusaha patuh kepadamu, yang selalu membimbingku dengan sangat baik dan penuh kesabaran. Patuhku adalah harga yang harus kubayar untuk merasa diri ini pantas bersanding denganmu. Kamu benar-benar membuktikan untuk selalu mencintai dan menjagaku dengan sepenuh hatimu. Semoga Allah selalu melimpahkan segala kebaikanNya untukmu. Terimakasih, suamiku. Terimakasih, Rabbku. Engkau telah memberikan aku kekasih terpilihMu, untukku. Dia, suamiku... yang selalu mendekatkanku kepadaMu dengan caranya, dengan cintanya. Lindungi keluarga kami. Selimuti kami dengan kebahagiaan dunia dan akhiratMu. Ridhoi kami dengan segala RidhoMu" Aflahul Aabdar Al Aabid (Afla/Aabdar): "Aku berterimakasih kepadaMu, ya Rabbi. Engkau telah menganugrahkan kekasih terpilihMu, untukku. Rainaa Miqdad, istriku. Istri yang sangat patuh kepadaku. Yang selalu mendoakanku. Yang selalu menungguku dengan perasaannya yang tidak pernah berubah kepadaku. Penantiannya sangat indah dengan doanya yang selalu menghiasi hari-hariku. Mencintainya, menjaganya adalah kewajibanku. Perhatianku, kasih sayangku, adalah harga yang harus kubayar untuk membahagiakannya dan anak-anakku. Ya Rabb, jadikan kisah ini sebagai penuntun kami untuk selalu lebih dekat denganMu. Istriku, anak-anakku, adalah pengingatku untuk selalu mengingatMu. Bimbinglah aku untuk dapat membuka jalan kami bersama, menemui RidhoMu. Berkahi setiap apa yang kami lakukan dengan segala kebaikanMu" Ini cerita kalau bikin baper kalian, author minta maaf ya 💛 #dikisahkan dari cerita nyata

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan