IDOL
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 26, 2022
Saat budaya Jepang (J-Pop) mulai populer di Thailand. Banyak gadis muda bermimpi bergabung dengan grup idola populer. Mereka bermimpi menjadi terkenal. Mereka ingin menjadi sorotan, memakai kostum paling keren dan tampil di depan banyak penonton. Tetapi tidak mudah untuk berada di grup idola tersebut. Gadis-gadis muda atau anggota baru ini harus mematuhi aturan ketat setidaknya selama 5 tahun. Mereka harus melupakan kehidupan remaja yang normal, Kencan jadi hal terlarang bagi mereka. Mereka harus berlatih siang dan malam. Mereka harus menyingkirkan kepribadian lama mereka dan menggantinya dengan imeg 'innocent, baik, girl-next-door' yang sudah ditentukan dan disetujui para Fans. Salah satu di antara mereka adalah Prija . la ikut audisi grup idola populer bernama Ladies Club. Misi Prija sebenarnya menyelidiki kematian adiknya, May yang juga anggota grup idola tersebut.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senbatsu VS Undergirls
  • [TERBIT] High School of Mystery: Scarlet Case
  • Pembunuhan Enam Kata
  • Dorm 404 : The Glassheart Curse || Hearts2Hearts
  • Entangled
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」
  • •Pantai Terlarang Rahasia Umum•
  • MENGUMPAT !
  • WARISAN

Di balik gemerlap lampu dan senyum manis para idola, tersembunyi rahasia kelam yang tak pernah terbayangkan oleh para penggemar. Dua grup idol ternama-Senbatsu dan Undergirls-dipertemukan dalam satu panggung megah untuk konser terbesar tahun ini. Namun, pesta itu berubah jadi mimpi buruk ketika salah satu member ditemukan tewas secara misterius di balik tirai panggung. Gedung terkunci. Tidak ada yang bisa keluar. Ketegangan meningkat saat satu per satu rahasia terungkap: rasa iri, dendam lama, persaingan tak sehat, bahkan pengkhianatan yang menyakitkan. Setiap langkah adalah teror. Setiap tatapan bisa berarti ancaman. Dan malam itu, bukan hanya pertunjukan yang dipertaruhkan-tetapi nyawa. Ketika darah menggantikan cahaya panggung, siapa yang bisa dipercaya? Peringatan! Ini hanyalah fiksi dan tidak untuk menganggap ini adalah sebuah real

More details
WpActionLinkContent Guidelines