ATENSI DIRI

ATENSI DIRI

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 5, 2022
WpInfo
Poetry
"Siapa kita ini manusia?" kata musisi yang jarang di dengar. Aku, kamu, kita, mereka. saling bertanya saling menerka luas nyata dunia! sedangkan ingin dan angan mencoba merubah cerita jadi ragam kemungkinan. Kita bercinta lantas menderita, begitulah singkat seorang manusia yang katanya merdeka, dari takdir ataupun persepsi orang lain, gagasan tentang pergulatan diri tiada pernah berakhir! Sekarang, apalah arti jadi diri sendiri? jika di laut penuh manusia kita dituntut untuk terus berlari abadi. Dimana dan kemana? entah, kadang pertaruhan tiada punya tujuan. Dalam batas perjuangan, bung kecil bersabda "hidup yang tidak dipertaruhkan tidak akan pernah dimenangkan!" dan akupun berseru jua "untuk apa dan untuk siapa kita harus menang?" Sekian, selamat untuk hidup dan mati kemudian.
All Rights Reserved
#52
merdeka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kehidupan Yang Saya Lihat (END)
  • ONDAH FAMILY - ONE SHOOT [REPUBLISH]
  • Cinta Berbalut Puisi
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • Puisi Untuk Keyla
  • Die, Or Die (Tamat) ✅
  • Hai, Kak! (END)

Berlari saja terus! sampai ada yang bilang "tak ada gunanya, hidupmu akan terus begini terus kok" apa yang berubah? hartamu! DASAR!. tak mendengar namun bisa merasakan, dia meninggal tapi rasa sakitnya masih disini, di lubuk kecil ga bisa dilakukan kecuali lari!... itupun hanya pelampiasan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines