We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ATENSI DIRI

ATENSI DIRI

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 5, 2022
WpInfo
Poetry
"Siapa kita ini manusia?" kata musisi yang jarang di dengar. Aku, kamu, kita, mereka. saling bertanya saling menerka luas nyata dunia! sedangkan ingin dan angan mencoba merubah cerita jadi ragam kemungkinan. Kita bercinta lantas menderita, begitulah singkat seorang manusia yang katanya merdeka, dari takdir ataupun persepsi orang lain, gagasan tentang pergulatan diri tiada pernah berakhir! Sekarang, apalah arti jadi diri sendiri? jika di laut penuh manusia kita dituntut untuk terus berlari abadi. Dimana dan kemana? entah, kadang pertaruhan tiada punya tujuan. Dalam batas perjuangan, bung kecil bersabda "hidup yang tidak dipertaruhkan tidak akan pernah dimenangkan!" dan akupun berseru jua "untuk apa dan untuk siapa kita harus menang?" Sekian, selamat untuk hidup dan mati kemudian.
All Rights Reserved
#887
sajak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Berbalut Puisi
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • N E L A N G S A(END)
  • Manusia dan Coretannya [TAMAT] - Revisi
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Last Time Together (End)
  • Hai, Kak! (END)

Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".

More details
WpActionLinkContent Guidelines