ErlanggaSeyra

ErlanggaSeyra

  • WpView
    Reads 601,013
  • WpVote
    Votes 10,485
  • WpPart
    Parts 65
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 20, 2025
Dia Seyra Anastasia Madison gadis cantik dengan sejuta pesona, selain cantik dia juga berhati lembut, begitu banyaknya masalah yang dihadapi Seyra tapi dia selalu dengan sabar menghadapinya, tapi ketika masalah baru datang di kehidupannya membuat dunia Seyra hancur lebur, semua itu berawal saat Seyra dijebak oleh seseorang yang tidak dikenal Seyra. "Kenapa harus ada kamu sekarang" Gumam Seyra mengusap perutnya. Seyra tidak bisa menerima kenyataan bahwa ia telah mengandung benih dari Erlangga Delvanio Wardana, cowok yang sangat membencinya karena kejadian satu tahun lalu, dan juga sekarang ditambah masalah baru, apakah Erlangga akan menerima anaknya. *** Erlangga Delvanio Wardana ketua geng Devil yang sangat ditakuti karena tidak pernah mengenal kata ampun untuk orang yang berani mengusiknya. Bagi Erlangga bertemu dengan Seyra adalah sebuah kesialan yang sangat dibencinya, apalagi setelah kejadian satu tahun lalu, yang merubah dunia Erlangga menjadi sangat sunyi. Dan sekarang malahan timbul masalah baru yang mengharuskan Erlangga bersama dengan Seyra karena anak yang di kandung Seyra. "Kenapa harus Seyra yang mengandung anak gue" Gumam Erlangga yang sedang duduk di balkon kamarnya. Pada penasaran ngga gimana kelanjutannya?? Kalo penasaran baca ya guys. Ini cerita baru aku ya guys, jadinya kalau masih banyak kesalahan tolong dikasih tau ya, biar nanti aku perbaiki lagi. Ini cerita murni hasil imajinasi aku sendiri, jadinya jangan ada yg plagiat yaaa hehe. Dan juga mohon maaf kalau ada kesamaan nama tokoh nya ya. Jangan lupa juga follow akun aku yaa Awal publis (03-01-2022)
All Rights Reserved
#21
seyra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • HIM (Completed)
  • Transmigrasi? Kok aku jadi iparnya? (Hiatus)
  • GRIZLEN {On Going}
  • Lingga [SELESAI]
  • ALGARENDRAS [SELESAI]
  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • MIRROR DEVIL
  • CEO Sombong || End (Remake)

‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines