Cahaya Cinta Untuk Ayra

Cahaya Cinta Untuk Ayra

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 11, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Dalam kondisi terpuruknya, Ayra harus menjalani kehidupan yang begitu menyakitkan. Selalu diremehkan, direndahkan, bahkan dianggap berandal. Tanpa orang lain sadari, Ayra hidup dalam tekanan batin yang menyakitkan. Semua kenakalan dilakukannya, untuk menutupi hatinya yang terluka. Tak ada orang yang mempercayainya selain sang Ibu dan sahabatnya. Kesedihannya bertambah, ketika ia merasakan betapa indahnya mencintai dalam diam. Namun tak disangka, cinta itu menyakiti perasaannya. Tiga kali hampir dilamar, tiga kali pula ia gagal menjadi istri dari lelaki yang awalnya ia yakini dapat menerima dirinya dan menjadi imamnya. Akankah masih ada sedikit cinta yang tulus untuk Ayra? Adakah laki-laki yang benar menerimanya sepenuh hati, serta melengkapi kekurangannya? Ia hanya berharap kepada sang pencipta, semoga masih ada cahaya cinta untuknya, Hasyaira Zelina.
All Rights Reserved
#173
islamicfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menjadi Imam Untukmu✔(Selow Update)
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Go To Jannah With My Husband [ ON GOING ]
  • Ahya
  • Qiyamah Senja-completed
  • Langit Untuk Laut
  • Bukan Negeri Dongeng (REVISI)
  • couple till jannah
  • Luka Hati Yumna (END)

Ini tentang kisah cinta yang sangat rumit, Kisah cinta Danu yang ingin menjadi Imam dalam Hidup Zahra, namun cintanya selalu diuji, dapatkah Danu menghalalkan serta mewujudkan keinginannya untuk menjadi Imam dalam hidup Zahra? "Untuk menjadi rembulan aku tak bisa, untuk menjadi hujan aku tak mampu, menjadi senja pun sungguh aku benar-benar tak sanggup. Aku hanya bisa melakukan satu hal, yaitu Menjadi Imam Untukmu" Danu Candra Dinata. "Kau tak perlu menjadi rembulan, hujan dan senja, kau tak perlu mengambilkan rembulan dan memetikan bintang karena bagiku kau adalah langitnya yang menaungi semesta, hingga aku bisa melihat rembulan hujan dan senja. Kau tak perlu berbuat apapun, kau tak perlu melakukan apapun, cukup ada di sampingku, melihatku ada di kedua bola matamu itu sudah cukup." Azzahra Nurlatifah. Menjemput cinta dengan cara teristimewa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines