Cahaya Cinta Untuk Ayra

Cahaya Cinta Untuk Ayra

  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Feb 11, 2022
Dalam kondisi terpuruknya, Ayra harus menjalani kehidupan yang begitu menyakitkan. Selalu diremehkan, direndahkan, bahkan dianggap berandal. Tanpa orang lain sadari, Ayra hidup dalam tekanan batin yang menyakitkan. Semua kenakalan dilakukannya, untuk menutupi hatinya yang terluka. Tak ada orang yang mempercayainya selain sang Ibu dan sahabatnya. Kesedihannya bertambah, ketika ia merasakan betapa indahnya mencintai dalam diam. Namun tak disangka, cinta itu menyakiti perasaannya. Tiga kali hampir dilamar, tiga kali pula ia gagal menjadi istri dari lelaki yang awalnya ia yakini dapat menerima dirinya dan menjadi imamnya. Akankah masih ada sedikit cinta yang tulus untuk Ayra? Adakah laki-laki yang benar menerimanya sepenuh hati, serta melengkapi kekurangannya? Ia hanya berharap kepada sang pencipta, semoga masih ada cahaya cinta untuknya, Hasyaira Zelina.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#461
religion
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Langit Untuk Laut
  • Ahya
  • Luka Hati Yumna (END)
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • couple till jannah
  • Qiyamah Senja-completed
  • Menjadi Imam Untukmu✔(Selow Update)
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • BUKAN PILIHAN KU

Maura Elvaretta Zahira, gadis ceria berambut panjang yang selalu tampak bersinar di mata orang-orang. Di balik senyumnya, ia menyimpan luka masa kecil yang belum sembuh-kehilangan ayah yang ia cintai dan ibunya yang menikah kembali. Meski rapuh di dalam, Maura tumbuh menjadi pribadi yang ambisius dan pekerja keras. Ia ceroboh, sering gegabah, dan tak jarang memainkan rasa percaya dirinya untuk menutupi ketakutan yang tak pernah ia akui. Lalu ada Mahzan Rafiq Al Muaffaq-siswa kelas dua SMA yang dikenal pendiam, dan tenang. Putra pemilik pesantren dan seorang dokter ini tumbuh dalam nilai-nilai agama yang kuat. Ia merupakan murid kebanggaan guru. Mereka dipertemukan di SMA. Dalam riuhnya masa remaja, Maura jatuh hati lebih dulu. Ia tak menunggu waktu terlalu lama untuk mengungkapkan perasaannya. Tapi Mahzan menolak-bukan karena tak ada rasa, melainkan karena ia tahu, cinta tak cukup hanya dengan saling suka. "Aku bukan tak ingin, Maura. Tapi kita punya Tuhan yang mengatur waktu. Dan saat ini, belum waktunya kita jadi satu."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan