RAGADIPTA [slow update]

RAGADIPTA [slow update]

  • WpView
    Reads 546
  • WpVote
    Votes 363
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 31, 2022
𝐊𝐚𝐮 𝐭𝐚𝐡𝐮, 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛 𝐭𝐫𝐚𝐮𝐦𝐚 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐥𝐮𝐤𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐝𝐚𝐩, 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐚𝐮 𝐛𝐢𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐭𝐚𝐩. 𝐏𝐢𝐥𝐢𝐡𝐥𝐚𝐡 𝐩𝐮𝐥𝐢𝐡, 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐤𝐚𝐧 𝐡𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐫𝐢𝐧𝐠𝐤𝐢𝐡. 𝓡 Aruna, dan Ragadipta. Adalah contoh manusia yang hidup dengan berbagai efek dari trauma yang mendera. Dan, mereka selalu punya pilihan, juga kesempatan. Tapi sayangnya, tidak semua pilihan adalah yang terbaik, dan tidak semua kesempatan bisa dimanfaatkan dengan baik.
All Rights Reserved
#92
trustissue
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • Game of Hearts [REVISI]
  • SEKAR JAGAD
  • Berbahagialah Dengan Rumah Barumu
  • Skenario Semesta || Re-publish
  • Tangis di Balik Senyum
  • Milikku Zeylan
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri

[ #1 Angst • 7 Juli 2025] [ #1 Lovetriangle • 22 Juni 2025] [ #1 Emosional • 14 Juni 2025] [ #1 Comingofage • 16 Mei 2025] [ #1 Secretlove • 2 Mei 2025] [ #1 Fiksiindonesia • 18 Agustus 2025] [ #1 FWB • 15 Oktober 2025] Ini adalah kisah dua orang yang sama-sama penuh luka, tetapi juga sama-sama keras kepala dalam mencinta. Keduanya mencintai dengan cara membangkang pada ketakutan mereka sendiri. Dengan ego yang saling melukai. Dengan kesetiaan yang bertumpu pada satu janji. Ada yang indah dari cara mereka tetap saling merawat, meski semesta belum memberi tempat. Ada yang memilukan sekaligus mengharukan dari kisah cinta yang bertahan karena keduanya memilih untuk tidak menyerah ... di tengah pilihan-pilihan yang sering kali membuat goyah. Mereka tragis, tetapi juga manis. Mereka tulus, tetapi jalannya tidak mulus. Mungkin, itulah yang membuat kisah ini begitu menyakitkan. Sebab, keduanya tahu bahwa mereka saling mencintai, tetapi tidak yakin apakah cinta itu cukup untuk terus dipertahankan dengan cara yang selama ini mereka yakini. --- Ini bukan cerita singkat. Tokoh-tokoh di dalamnya tidak hadir sekadar untuk lewat. Mereka tumbuh perlahan, jatuh pelan-pelan, lalu bangkit dengan cara yang hanya bisa dipahami jika kamu bersedia bertahan. Tulisan ini panjang karena mereka layak diceritakan dengan utuh. Setiap bab, setiap percakapan, setiap jeda, dibangun untuk mengenalkan mereka apa adanya: rapuh, egois, lembut, lucu, menyebalkan, dan menggemaskan. Jika kamu bertahan sampai akhir, satu hal yang pasti akan terjadi adalah ... kamu akan menyayangi mereka, mungkin bahkan lebih dari yang kamu kira.

More details
WpActionLinkContent Guidelines