RAGAEL(ON GOING)

RAGAEL(ON GOING)

  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Apr 30, 2022
"Bukan gue pembunuhnya!"Ucap seorang pria Menatap seseorang di hadapannya. "Lo! Pembohong Handal!"sahut seorang Wanita dengan lantang Menatap tatapan pria di hadapannya. "Mantan kesayangan Lo pembunuhnya"Kata laki laki dengan wajah datar. Seorang anak remaja yang melakukan hal tidak senonoh kepada teman sekolahnya dengan alasan konyol. "Gue hamil fal,"ucap wanita itu dengan lirih dan menangis. Serta keterlambatan cowok yang menyadari bahwa ia telah kehilangan cinta sejatinya. "TERSERAH LO MAU PERCAYA ATAU ENGGAK YANG JELAS KALAU TERBUKTI JANGAN HARAP GUE BAKAL SUKA LAGI SAMA LO.!"Wanita itu mengucapkannya Dengan penuh penekanan. Dan kisah dua pasang remaja yang Masih terlibat dalam masa lalunya masing-masing "Kalau kamu mau balik sama dia,putusin Dulu aku." "Aku gak mau kehilangan kamu dan dia." Bagaimana kelanjutan kisah mereka akankah kandas atau bertahan? mari kita ikuti kisah ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SOLITUDES
  • Promise or Leave
  • Aku Adalah Lukamu
  • Love Enemy!
  • Cinta Arsya
  • CALVANDER [SUDAH TERBIT]✅
  • Dear R [Hiatus]
  • GAREN With Hate (End)
  • Seek The Truth|Perjodohan
  • Because I'm Stupid (End)
SOLITUDES

Highest rank: #1 in Fiksiremaja #1 in Cerita #3 Pregnant #5 teenfiction #8 in Benci #8 in Pregnant #10 in SMA #10 in Remaja [DISARANKAN UNTUK FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU, AGAR PEMBACA TAHU PENGUMUMAN TENTANG CERITA INI] ---- Malam itu, membuatnya membenci dirinya sendiri. Malam itu, malam terburuk baginya. Mengakhiri hidup adalah salah satu jalan baginya. Rasa benci yang sangat besar, membuatnya merasa kesepian. Ingin ia memutar waktu, untuk tidak menemuinya malam itu. 'Selalu menganggap diriku kotor, adalah sebuah kebiasaan.' - Gianna Pristin Dirgantara - ---- Kesalahan besar telah ia perbuat. Tantangan konyol yang membuatnya terjebak. Rasa penyesalan semakin tumbuh dalam dirinya. Lelah sudah ketika ia semakin tenggelam dalam penyesalan yang dalam. Kata maaf tidak pantas untuk ia ucapkan. 'Menyakitinya adalah kebiasaanku.' - Arthur Julian Wijayanto - ---- DON'T COPY MY STORY!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines