Anxietas

Anxietas

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 29, 2023
Dua anak kembar yang mempunyai dua kepribadian yang berbeda dan kasih sayang dari orang tua yang diberikan kepada mereka pun berbeda. PLAK! Suara tamparan keras memenuhi getaran dari rumah besar milik keluarga Victoria. Sang ayah--Glen arkhan victoria baru saja melayangkan tamparan keras ke pipi salah satu anak kembarnya--Arventa valencia victoria, saudara kembar dari Arnovea valencia victoria. Venta meringis begitu rasa panas mulai menjalar di pipi kanannya. "KAMU HARUS JADI DOKTER VENTA! AYAH NGGAK MAU TAU!" Arventa hanya bisa menahan amarahnya. Arventa menatap ayahnya datar. "WHY!? Why should I obey my father? " "Jangan melawan ayah venta!" Jevan--Kakak dari kedua adik kembarnya, ia kesal melihat adiknya yang selalu membantah ucapan sang ayah Jessie-- bunda dari ketiga anak mereka-- ikut andil dalam pembicaraan itu. "Venta, lebih baik kamu turuti apa kata ayah kamu." Arventa menoleh, melihat bundanya yang sudah berdiri di sebelah kembarannya. "Tapi venta mau jadi penulis bunda" "APA SALAH NYA KAMU MENURUTI KATA AYAH KAMU VENTA!? LIHAT VEA DIA MENURUTI APA YANG AYAH KATAKAN"
All Rights Reserved
#193
ketos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Xyzie Andrean
  • HAZKI ; Danendra's Little Angel [✓]
  • RAGARA [ on going ]
  • KALVIN ✓
  • CHARMOLYPI [χαρμολύπη] || END✓
  • Aku Bukan Dia ( kita Berbeda )
  • Are We Brother's ? - [boynextdoor] TERBIT✓
  • Bad Gril vs Bad Boy
  • AIRA [On Going]

Jangan lupa vote yakhhh Sekalin follow mwhwhwh Kalo gak suka sama ceritanya, gk usah di baca XYZIE ANDREAN ALEXANDER DE VANDER 10 bulan telah berlalu begitu saja selama itu pula perubah terjadi kepada duo keluarga yang dulunya sangat bahgia dan salalu ada gelak tawa setiap harinya kini tergantikan dengan kesedihan semenjak permata mereka terbaring lemah tak berdaya di atas bangkar rumah sakit Tit Tit Tit Apa mimpimu terlalu indah sampai-sampai kau tak mau membuka matamu " Ayo buka matamu kami semua menunggumu di sini" Dad merindukanmu apa kau tak merindukam daddy" Kata itu terusaja terlontarkan dari mulut pria berkepala tiga itu duduk di samping bangkar rumah sakit,kadang ia juga akan mengajak anaknya berbicara walau ia tahu tidak akan ada jawaban sama kali hal itu sudah menjadi rutinitas baginya jika ia datang keisni ia akan berbicara mau itu tentang pekerjaan atau kluarga

More details
WpActionLinkContent Guidelines