A Difference 'Family version' - END

A Difference 'Family version' - END

  • WpView
    Lecturas 170
  • WpVote
    Votos 56
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadConcluida jue, mar 10, 2022
WpInfo
Fanfic
1Direction
Kisah 3 sahabat dan masalah keluarga yang dimilikinya : 1. Nalda seorang anak yang menjadi korban ke-egoisan orang tuanya, atau bisa dibilang Nalda adalah seorang anak Broken Home. 2. Zaneta dan kakaknya selalu saja dibanding-bandingkan oleh orang tuanya. Dimata orang tuanya Zaneta tidak sehebat kakaknya yang selalu memenangkan lomba olimpiade dan pintar disegala bidang. Sedangkan Zaneta selalu dianggap remeh karna dia hanya unggul di satu bidang, Yaitu melukis. 3. Zelmira, selalu dituntut oleh orang tuanya untuk menjadi seperti mereka. kedua orang tua Zelmira adalah Ustadz dan Ustadzah yang sangat terkenal di daerahnya. Dan karna tuntutan itulah yang membuat Zelmira dan kakaknya muak. Mereka tidak bisa bebas akan hidup yang mereka jalani, karna mereka harus mengikuti perintah Abinya. }•{ Cover by Pinterest
Todos los derechos reservados
#138
parents
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • LUKA
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • WHEN DESTINED (END)
  • Com(e)fortable [END]
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • GRIZLEN {On Going}
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  • Salah Target [Unpublish]

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido