butterfly

butterfly

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 1, 2022
"Kalau Tak Ada yang Berubah, Maka Tak Ada Perubahan" Kegagalan itu seperti ulat sebelum menjadi kupu-kupu. Percaya bahwa dibalik kegagalan pasti ada kesuksesn yang sangat amat indah yang ditakdirkan untukmu.Kita bisa belajar dari kupu-kupu yang memulai hidupnya dengan merangkak di tanah, kemudian menjadi kepompong, dan dengan sabar menunggu sampai hari ia akan terbang.Makin jelek ulatnya, makin cantik kupu-kupu itu. Dan Kebahagiaan itu seperti kupu-kupu,semakin kamu mengejarnya, semakin pula ia akan menghindar, tetapi jika kamu memikirkan yang lain kebahagiaan akan datang sendirinya.kamu harus menjadi ulat sebelum kamu menjadi kupu-kupu. Dan Masalahnya, kebanyakan orang tidak mau menjadi ulat.
All Rights Reserved
#290
karina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Mesin Waktu Untuk Nara [HIATUS]
  • Self Injury's(complete)✔
  • F A I R Y
  • Kupu-kupu & Pelepasan Kesedihan [END]
  • Jodoh Gak Akan Kemana || un1ty  [END]
  • Different Boys
  • Antara Dendam dan Cinta
  • Kepongpong {on going}

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines