Story cover for TerraCotta (Completed) by ManusiaAntik_
TerraCotta (Completed)
  • WpView
    Reads 2,577,111
  • WpVote
    Votes 227,760
  • WpPart
    Parts 42
  • WpView
    Reads 2,577,111
  • WpVote
    Votes 227,760
  • WpPart
    Parts 42
Complete, First published Jan 04, 2022
Di usia yang nyaris kepala tiga, Terra masih tidak mengerti tujuan hidupnya apa. Selama lima tahun terakhir, dia merasa tidak ada yang berubah, waktu berhenti berputar dan tahu-tahu dia sudah dua puluh delapan tahun. Rasanya baru kemarin dia masuk kerja di perusahaan yang sekarang, tiba-tiba dia sudah mendapatkan gift box lima tahun pengabdiannya pada perusahaan.
Sahabat baiknya yang dari bayi bersama dengannya sebentar lagi juga akan menikahi pujaan hatinya. Artinya hanya Terra saja yang akan sendirian setelah ini. Membayangkan itu saja sudah membuat Terra setengah gila dengan otak yang hampir cidera.
Sedang adem-ademnya, kantor digemparkan dengan isu korupsi dan perselingkuhan atasannya sendiri, membuat Terra berada di posisi yang serba salah. Pekerjaan Terra yang tadinya damai-damai saja jadi seperti angin puting beliung karena munculnya sang atasan baru yang mengerikan. 
Kalau tidak ingat dosa, rasanya dia ingin berhenti hidup saja. Satu-satunya yang membuat Terra bertahan hidup adalah karena dia tidak mau mati konyol dan bingung ketika ditanya apa saja yang sudah dia lakukan di dunia nanti. Paling tidak harus ada yang dibanggakan dari dirinya kan.
All Rights Reserved
Sign up to add TerraCotta (Completed) to your library and receive updates
or
#777romansa
Content Guidelines
You may also like
ANNOYING KOMANDAN {END} ✓ by KimRyeonjin
28 parts Complete Mature
"Aiptu Nachita Yuananda, kamu tanggung jawab saya. Mulai sekarang dan seterusnya." "Sampai ketemu besok atau di waktu tertentu. Kapanpun itu, saya akan selalu menunggu saat kita ketemu lagi dengan euforia yang sama." Kisah cinta sepasang Abdi negara yang bertemu secara sengaja. Namun, jatuh cinta tanpa di sengaja hingga menumbuhkan perasaan yang mengekal dalam jiwa. Mengikat hati tanpa perlu kata, hanya melalui tatap mata. "Maaf, karena sudah lancang menjatuhkan hati pada Komandan." "Siap, Komandan!" "Saya siap menemani Komandan di setiap langkah yang Komandan ambil. Saya siap berada di sisi Komandan, dan menjadi rumah buat Komandan." "Saya gak bisa janjiin apa apa, Ndan. Saya juga bukan manusia sempurna, tapi kalau mau bahagia sama sama. Saya bersedia." Romansa sepasang anak manusia yang membuat cemburu setiap mata yang memandang mereka, bahkan tuhan pun cemburu melihat besarnya cinta itu. "Aku ingin jadi seperti senja, Mas. Yang kepergiannya selalu membekas di hari orang-orang. Yang keindahan nya selalu abadi dalam benak setiap makhluk, meskipun kehadiran singkat." "Untuk mencintai Senja, Kamu tidak perlu menjadi bumi." "Kamu hanya perlu menjadi Mentari, karena Mentari ikut kemanapun Senja pergi. Bahkan tengelam bersama Senja." Senja, Bumi dan Mentari. Itulah mereka. Sebuah perumpamaan yang sederhana, namun rumit jika di jabarkan dengan kata-kata. Hingga menghabiskan jutaan kata pun tak mampu menggambarkan betapa indahnya tiga hal tersebut. "Tetap bersinar ya, Mentari ku...." "Kamu beneran pergi, Na?" Keindahan cinta dari kedua insan itu menyemai kecemburuan dari Sang Maha cinta. Sehingga dia merenggut salah satu dari mereka dan menjadikan dia yang tersisa, mengambil peran bumi yang gelap gulita karena ditinggal senja. "Mentari mu ini, akan menyusul Senja-nya segera." "Dengan ini tugas kamu saya nyatakan selesai, Iptu Nachita Yuananda. Beristirahat dengan tenang, senjaku. Namamu akan harum di kenang seluruh negeri."
You may also like
Slide 1 of 10
Copy of Life cover
Passive Voice cover
Dear Renjana ✓ cover
SANG PENGANTIN BAYARAN cover
Satu Hati, Dua Generasi cover
A Symbiotic cover
Cinta Dikejar Deadline  cover
ANNOYING KOMANDAN {END} ✓ cover
Thirty Five (Completed) cover
FOREVER YOURS REGARDLESS cover

Copy of Life

64 parts Complete

Hidup adalah pacuan, dan Janitra selalu tertinggal di garis start. Anak sulung perempuan dan dituntut menjadi tulang punggung keluarga, membuatnya tak pernah punya waktu untuk sekadar bernapas. Di saat teman-temannya sibuk mengejar cinta dan mimpi, Janitra berlari maraton demi menghidupi keluarganya. Hingga suatu hari, Arshaka datang, menawarkan oasis di tengah gurun kehidupannya yang kering. Namun, mana yang akan Janitra pilih? Keluar dari zona pesakitannya dan mencicipi oasis yang Arshaka tawarkan atau bertahan di tempat yang sama dan membiarkan sosok Arshaka berlalu?