Panti Jomblo

Panti Jomblo

  • WpView
    Leituras 9
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, jul 22, 2022
WpInfo
Ficção
Romance
Bagi Olivia Amalia berinteraksi dengan Athaya Fahreza adalah salah satu yang sangat ia hindari. Cowok pendiam hampir bisu itu sangat-sangat menyebalkan. Bahkan dulu Oliv pernah ngira bahwa Atha itu tunarungu. Saat di tanya gak pernah jawab, di panggil gak pernah menoleh. Sampai akhirnya mereka berada dalam kelompok yang sama. Sore itu Oliv memberanikan diri menepuk bahu tegap Atha. Tapi, tatapan yang cowok itu pancarkan sangat dingin hingga membuat Oliv cengengesan tak jelas. "Em, langsung pulang?" Tanya Oliv menggunakan gerak tubuh. "Gue gak bisu!" Eh? *** "Kamu tau macam-macam monitor?" "Tau, CRT dan LCD." "Terus tau singkatannya?" "Lupa. Kenapa emang?" "CRT itu Cintaku Rapuh Tanpamu, kalo LCD itu Lokasi Cintaku Dihatimu" "Dih, gak jelas." **** Genre: Fiksi remaja A story by Indriani Rama Wijaya Start, Finish: ? Yang suka plagiat jauh-jauh ya
Todos os Direitos Reservados
#19
mika
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Friendship In Love
  • Entahlah Aku Lelah (gxg)
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • No Longer Mate
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • THE CLIMB [Completed]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Godaan Yang Membara!
  • ALGARA & ALTARA [End]✓

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo