TITIK AKHIR.

TITIK AKHIR.

  • WpView
    Reads 34,179
  • WpVote
    Votes 1,331
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 12, 2025
"Aku hamil, Za." "Itu bukan tanggung jawab gue lagi!" "Kamu bilang akan tanggung jawab, Za!!" "Gue gak bisa, Maaf." "Jangan jadi brengsek kaya gini, Herza!" "Gue bilang, Gue udah gak bisa jalanin bareng Lo!!" "Terus gimana sama anak ini?" "Bukan tanggung jawab gue. Lo urus sendiri." "Karena cewek itu? Kamu tinggalin aku dalam keadaan hamil. IYA? JAWAB HERZA!!" "STOP! KITA PUTUS!" •• "Mau sampai kapan diem-diem kaya gini? kamu suami aku loh, Za." "Kamu hanya perlu memilih satu diantara aku dan dia" "Tidak bisa, gue cintai dia, Tapi gue gak mau di benci bunda." •• Aku kira jalan yang aku pilih adalah jalan menuju bahagia, namun ternyata salah, jalan itu adalah jalan yang membawa ku ke lautan luka. Dan, Ini lah TITIK AKHIR dari semuanya. Pergi dari hidup mu adalah jalan yang terbaik untuk diri ku. -Meysha Fizria ••
All Rights Reserved
#54
duniawattpad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • DIVIDED LOVE
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • TITIPAN HATI (END)
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • GRIZELLE [Completed]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Deberìa Redirme? (End)
  • Aleysha Please Don't Go!

Dunia ini sangat keras dengan perempuan, apalagi bila di masa lalunya terdapat sebuah aib besar 🌟🌟🌟 Mengandung di usia muda karena gaya berpacarannya yang bebas, Zia otomatis menghancurkan kehidupannya sendiri. Mulai dari kehilangan orang tua, berhenti sekolah dan dicemooh orang - orang sekitar, perlahan dia terima usai aibnya itu terkuak. Belum lagi kekasihnya, Elang yang tidak mau bertanggung jawab membuat hidup dia semakin sulit. Seiring bertambahnya usia wanita itu, karena menjadi orang tua tunggal tidaklah mudah, Zia mulai bertekad mencari ayah untuk sang buah hati. 'Hanya bisa menerima masa lalunya' cukup dengan satu syarat tersebut siapapun orangnya pasti akan dia terima, pikirnya. Sempat yakin akan ide tersebut, saat dijalani ternyata Zia justru cuma mendapat luka yang lebih alih - alih calon suami, sebab tak semua lelaki bisa menerima masa lalu buruk pasangannya, begitupun keluarga mereka. "Tentu, aku ingin bahagia, tapi bila mereka terus mempermasalahkan masa lalu apa aku perlu mempertahankan keinginanku untuk menikah?" - Zia Cassiopeia "Jangan menyukaiku, lukaku belum kering, kamu bisa saja ikut menderita karenanya!" - Raden Elang Aghastya "Semua orang punya masa lalu yang buruk, gak terkecuali aku, jadi gakpapa mencoba bangkit lagi dengan bantuan orang lain dan berharap bahagia!" - Garuda Biantara "Aku janji gak akan menuntut apapun darimu, aku bicara begini hanya mau kamu tahu perasaanku selama kita saling berinteraksi dan bertemu supaya aku gak canggung lagi!" - Luna Rea Nanda

More details
WpActionLinkContent Guidelines