MY HABIBI LOVE

MY HABIBI LOVE

  • WpView
    Membaca 156
  • WpVote
    Vote 23
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Feb 2, 2022
Seorang gadis cantik,manis,terdapat lesung di pipi nya kini masih bergulat dengan selimut di ranjang nya sedang seorang wanita paruh baya masih menggedor ngedor pintu kamar anak nya gadis itu bernama Aufa zahra bisa di panggil Aufa sedang perempuan yang berada di depan pintu adalah ibunya Ayu Azhari _______________________-_________-_________ " woii Aufa sini lu,kemarin lu jalan jalan kagak beritahu ye? " protes teman aufa yaitu Alifa " apa sih lif?berisik gw lagi pusing ini " timpal Aufa dengan mata tajam nya " heh ya santai kali gw kan cmn protes " tambah Alifa " lu kalau mau protes jangan ke gw ke ibu gw sono yang ngajak liburan orang tua gw lu yang repot " jawab aufa dengan wajah marah alifa langung menciutkan nyali nya untuk mejawab karena mungkin saat ini sahabat satu satu nya alifa sedang ada pikiran " maaf ya auf aku cmn bercanda kok tadi " maaf alifa " y gapapa lagian gw juga gak anggep serius tapi lu pergi ya skrng dari meja gw gw lagi pen sendiri nih " suruh Aufa pada alifa alifa pun mengangguk karena dia tidak ingin makin memperkeruh suasana hati aufa,alifa pun segera duduk kembali ke meja nya sedang aufa?dia menyembunyikan wajah nya di selipan tangan yang tegak di meja
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#413
agama
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • tentang sebuah rasa
  • Ijbar [Selesai]
  • Annam Al Abbiyan
  • Seindah Senja Kala Hujan
  •  bisikkan di sepertiga malam ku
  • Lelaki Pilihan Ayah & Lekaki Yg Mengagumi Ku [END]✓✓
  • Assalamualaikum, Gus ✔ [Terbit]
  • Menatap Untuk Menetap [END]
  • GILANG ABRAHAM

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan