Bugenvil

Bugenvil

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 6, 2022
pengalaman adalah guru terbaik dalam kehidupan, dari pengalaman itu pula kita belajar agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. terjebak dalam masa lalu yang menyakitkan dengan mudah orang mengatakan untuk coba memaafkan masa lalu. namun pada faktanya tidak semudah seperti membalikakan telapak tangan karna emua butuh proses yang bertahap tidak bisa instan. inilah susahnya menjadi orang yang people pleaser namun itu tidak membuatnya menjadi takluk tentu saja sisi jahatnya lebih dominan dan itu faktanya. "ok aku mau nikah tapi aku punya syarat" "sebutin apa syarat yang harus saya sanggupin" "baju pengantin, undangan, tema wedding, mahar, seserahan, catering aku yang nentuin maunya gimana, trus aku mau kita ada perjanjian pra nikah, terus setelah nikah aku mau kita mandiri dari orang tua, harus rutin kasih uang bulanan karna aku suka shoping oh iya aku mau rumah yang ada lahan buat aku tanam bunga dan yang ada kolam renangnya karna aku suka renang kalau minggu, satu lagi aku juga mau pelihara kucing" "oke" "oke? mas gak keberatan?" "saya sanggup dengan syarat apapun itu asal jangan suruh saya buat 1001 candi dalam semalam"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • Fight For You
  • HE IS MY MINE!
  • Kisah Kasih - Mahasiswi Magang
  • Pengantin Pengganti [TAMAT]
  • TRAUMA!
  • Teman Hidup Selamanya
  • The Crazy Wedding
  • YES OR NO! [END]
  • Memeluk Ketidaksempurnaan

Bukan apa-apa sih sebenernya, cuma cerita gaje tentang seorang Ceo muda dan Cewek petakilan yang menikah karna terpaksa. Pemaksaan dari masing-masing orang tua mereka yang menjodohkan anaknya dengan cara yang berbeda. Tapi karna kepolosan mereka yang tidak mengetahui perihal perjodohan itu, mambuat mereka harus sangat terpaksa menerima status baru mereka menjadi Pasutri yang sah. Niat awal sih boongan, eh malah jadi beneran. Yang awal perjanjian cuma sebulan, eh malah keterusan. Belum lagi bawel nya para besan yang meminta segera diberikan cucu. Dan lagi, sebenarnya mereka sudah memiliki pasangan masing-masing yang harus rela pacar nya menikah dengan orang lain untuk sementara. Banyak keributan-keributan kecil di dalam rumah tangga mereka yang udah kaya Drama UpinIpin-eh. Rumah yang sama sekali gak pernah sepi sama teriakan masing-masing yang selalu ngeributin masalah sepele. Sampai pada akhirnya salah satu dari mereka harus menyatakan kalah dengan perasaannya sendiri yang datang tanpa permisi. Apakah hubungan mereka akan terus berlanjut? Atau justru berakhir karna Fakta nya tidak ada yang mengharapkan pernikahan itu terjadi. Nantikan kisah Pasutri Gaje ini bersama-sama:v ••• "Gue mau cere sekarang juga, gak nahan gue punya suami Siluman bagong kaya lo!" "Eh, Lo kira siapa juga yang mau punya Istri macem kudanil kaya lo! Huhh!" "Sembarangan lo Ucok! Gini-gini gue cantik banyak yang demen!" "Halah, biji pentol aja belagu!" "Weh, iri bilang sahabat!" "Najis!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines