One Last Chance (END)

One Last Chance (END)

  • WpView
    Reads 241,607
  • WpVote
    Votes 18,264
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 5, 2023
Kaluna Utari merasa hidupnya berjalan dengan baik hingga berumur dua puluh lima tahun. Ia memiliki semua yang tak banyak orang bisa dapatkan. Tapi dengan semua keberkahan itu, kenapa ia masih tetap merasa kesepian? Sebenarnya apa yang sudah tertinggal? Apa yang belum ia selesaikan? Pertanyaan-pertanyaan itu terus memutari otaknya sampai ketika... Sebuah jawaban telak menghantamnya di tengah hujan malam yang dingin. Surat undangan pernikahan dari Elvano Varren. Elvano Varren. Kaluna ingat nama itu, nama dari seorang laki-laki yang menemani masa SMP-nya yang menyenangkan. Laki-laki yang tampan, humoris, konyol, dan murah senyum. Seseorang yang berhasil menggetarkan hatinya. Seseorang yang tak bisa ia gapai karena kebodohannya. Seseorang yang membuat Kaluna membawa banyak penyesalan... Untuk mencoba melupakan fakta kalau Elvano akan menikah, Aileen Theodora mengajaknya datang ke acara festival fakultas di kampusnya. Sahabatnya itu berharap kalau suasana hati Kaluna akan membaik jika bertemu banyak orang. Namun dalam perjalanan pulang dari acara festival, Kaluna mengalami kecelakaan mobil. Di saat-saat terakhir sebelum dirinya tak sadarkan diri, Kaluna menyadari kalau ada banyak hal yang sangat ia sesali. Ia meminta satu kesempatan terakhir untuk memperbaiki kesalahannya di masa lalu, hingga akhirnya ia terjebak di dunia mimpi yang membawanya kembali ke tahun 2011
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • playlist (completed)
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Behind Our Eyes
  • LOVE FOUND REGARDLESS
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • Yang Pernah Patah
  • Sedalam Samudera
  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]
  • The Boat of Blossoms
  • Antara Nada dan Lensa

Sejak kecil Maya Hanggini suka pesta pernikahan. Ia suka dekorasinya yang cantik, bunga-bunga yang ditata dengan menawan, gaun pengantin yang seperti baju putri di negeri dongeng, dan kecupan di altar yang seperti sebuah happy ending di kisah fairytale. Oleh karena itu, sejak umur sepuluh tahun Maya becita-cita menjadi seorang wedding organizer. Dari Senin sampai Minggu gadis itu selalu mengurus pesta pernikahan. Namun, ia sama sekali tidak tertarik untuk menikah. Hatinya sudah lama hancur. Hatinya sudah lama beku, ia mati rasa. Sejak Leo meninggalkannya dan memutuskan untuk menikahi sahabatnya, ia memutuskan untuk berhenti jatuh cinta. Bukan karena ia masih mencintai mantannya, tapi hatinya begitu terluka sampai sakitnya-membuat ia memutuskan untuk membunuh perasaannya sendiri. Namun, katanya; dua hati yang terluka bisa saling menyembuhkan satu sama lain. Selama sepuluh tahun terakhir Sergio Darmawan hanya mencintai seorang wanita. Ia hanya pernah sekali jatuh cinta, lalu juga harus membunuh sendiri perasaannya. Ia begitu terluka, hingga tidak tahu apakah ia bisa jatuh cinta lagi. Takdir membuat dua orang yang terluka ini berjumpa. Nggak ada yang namanya kebetulan. Semua terjadi karena sebuah alasan. Namun, ternyata luka dan trauma masih menang dan tak mau kalah. Ada cinta yang menyala-nyala, namun harus mati saat itu juga. Karena luka masa lalu terus menggerogoti seperti kulit kedua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines